ABATANEWS, MAKASSAR —Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mencatat, telah ada 5 anak di Sulsel yang meninggal akibat kasus gagal ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI).
Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel, Rosmini menyampaikan, total ada 8 kasus di Sulsel sejak Agustus hingga Oktober.
Pada Agustus, katanya, dilaporkan ada 6 kasus. 4 dinyatakan meninggal dunia dan 2 sehat.
Baca Juga : Pendapatan Pajak Daerah Sulsel Naik Rp176 Miliar Hingga Akhir Juni 2026
“Kasus AKI (Acute Kidney Injury) di Sulsel yang terlaporkan ada 8 kasus,” kata Rosmini.
Rosmini menjelaskan bahwa seluruh kasus gagal ginjal akut itu tersebar di sejumlah kabupaten dan kota yang ada di penjuru Sulawesi Selatan. Adapun daerah-daerah tersebut adalah Makassar, Sidrap, Takalar, Gowa, Palopo dan Maros.
Sedangkan pada Oktober, tercatat ada 2 kasus. Salah satu diantaranya meninggal dunia. “Seluruh kasus ini juga terkonfirmasi positiv Covid-19,” imbuhnya.
Baca Juga : 270 Siswa Dari 15 Kabupaten Kota di Sulsel Ikuti MPLS Sekolah Rakyat, Dibuka Gubernur Andi Sudirman
Pihaknya saat ini tengah memverifikasi kasus gagal ginjal akut di RSUP Wahidin Sudirohusodo untuk kasus-kasus yang terjadi pada bulan September 2022. Kalau nantinya terkonfirmasi Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal/Acute Kidney Injury (AKI), maka Dinkes Sulsel akan segera melaporkan hal tersebut.
“Akan segera dilaporkan hasil verifikasinya oleh dokter ahli ginjal anak di RS Wahidin Sudirohusodo,” kata Rosmini.