Minggu, 09 Juni 2024 17:30

Seperti Janjian ke PDIP, Rahman Pina Akui Intens Komunikasi dengan Indira Yusuf Ismail

Seperti Janjian ke PDIP, Rahman Pina Akui Intens Komunikasi dengan Indira Yusuf Ismail

ABATANEWS, MAKASSAR — Dua calon wali kota Makassar, Rahman Pina dan Indira Yusuf Ismail semakin menunjukkan kedekatan mereka menjelang Pilwalkot Makassar 2024. Keduanya hadir nyaris bersamaan di kantor DPD PDI Perjuangan Sulsel untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatutan yang berlangsung di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, pada Minggu (9/6/2024).

Dari hasil pantauan, baik Rahman Pina maupun Indira Yusuf Ismail mengikuti uji kelayakan pada hari yang sama. Indira tiba terlebih dahulu mengenakan kemeja oranye sekitar pukul 13.30 WITA, sementara Rahman Pina, mengenakan kemeja merah, datang setengah jam kemudian.

Kedua calon sempat berinteraksi di lantai 1 kantor PDI Perjuangan dan bahkan berfoto bersama. Setelah sesi foto, Indira meninggalkan lokasi setelah menyelesaikan uji kelayakan, sedangkan Rahman Pina melanjutkan sesi wawancara.

Baca Juga : Indira Yusuf Ismail Dorong Optimalisasi 1.012 Posyandu untuk Capai Target Zero Stunting

Usai wawancara, Rahman Pina menegaskan kesiapannya untuk maju dalam Pilwali Makassar. Ia menyatakan bahwa komunikasi intensif terus dijalin dengan Indira, bahkan mereka sempat bertemu dua hari sebelumnya di Jakarta bersama wali kota. Mengenai siapa yang akan menjadi wali kota dan wakilnya, Rahman Pina menyatakan hal tersebut akan diputuskan setelah partai pengusung menyepakatinya.

“Komunikasi sangat intens, dua hari lalu kami bertemu di Jakarta bersama pak wali. Soal siapa jadi wali kota dan wakil wali kota, itu nanti diputuskan setelah disepakati partai pengusung,” kata Rahman Pina.

Indira Yusuf Ismail juga menyatakan bahwa komunikasi dengan berbagai figur politik berlangsung intens. Ia mengakui komunikasi dengan Rahman Pina berjalan dengan baik, namun menambahkan bahwa penentuan pasangan calon akan mengacu pada hasil survei.

Baca Juga : Survei Archy Strategy: Pendatang Baru Dinilai Bisa Tumbangkan Orang Lama

“Belum ada keputusan final, semua harus dipertimbangkan dengan baik karena prosesnya belum selesai. Kami menunggu hasil survei internal partai, karena partai-partai juga harus berkoalisi,” tambah Indira.

Penulis : Azwar
Komentar