ABATANEWS, MAKASSAR – Tim Opsnal Polsek Tamalate bersama Resmob Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil membekuk seorang pria berinisial K alias Bundu (45). Pria tersebut ditangkap atas dugaan menjadi otak utama aksi penikaman maut yang menewaskan seorang warga di wilayah Tamalate, Kota Makassar.
Pelaku disergap aparat di Jalan Andi Patturungi, Timbuseng, Kecamatan Tamalate, pada Sabtu (17/10/2026). Penangkapan ini merupakan buah dari penelusuran intensif atas peristiwa pengeroyokan tragis yang merenggut nyawa korban di Jalan Gunung Rinjani, Kelurahan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate, AKP Alim Bahri Usman, membenarkan jajarannya telah menciduk terduga pelaku setelah berhasil melacak keberadaannya.
“Berdasarkan hasil investigasi mendalam, kami mendeteksi posisi salah satu terduga pelaku di kawasan Jalan Andi Patturungi. Tim gabungan langsung menyergap lokasi dan berhasil mengamankan K alias Bundu,” ungkap AKP Alim Bahri Usman, Minggu (18/10/2026).
Pada penyergapan yang dipimpin AKP Alim Bahri bersama Panit Opsnal Aipda Dedy Arseto tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa sebilah senjata tajam jenis badik yang disinyalir dipakai untuk menghabisi korban, serta rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
Kronologi Peristiwa
Baca Juga : Siksa Junior Hingga Tewas, Eks Anggota Polisi Polda Sulsel Dijatuhi Hukuman 15 Tahun
AKP Alim Bahri membeberkan, insiden maut ini bermula ketika korban bersama dua temannya tengah mampir di sebuah warung kelontong 24 jam di Kelurahan Tanjung Merdeka. Tak lama kemudian, pelaku K tiba di lokasi mendampingi keponakannya berinisial H.
Sebelumnya, perselisihan sempat tersulut saat kedua belah pihak berpapasan di Jalan Gunung Kinibalu. Saat itu, korban dan rekannya sempat meneriaki serta menghentikan pelaku, namun pelaku memilih tancap gas demi menghindari keributan.
Namun, saat berada di warung kelontong Jalan Gunung Rinjani untuk membeli minuman, pelaku merasa terus diekor oleh kelompok korban. Pelaku lantas mendatangi dan menanyakan iktikad korban serta rekan-rekannya.
Baca Juga : Operasi Knalpot Brong, Polrestabes Makassar Tindak 352 Kendaraan
Suasana mendadak memanas hingga berujung adu fisik. Di tengah keributan tersebut, K alias Bundu mendadak mendaratkan sabetan badik ke dada korban sebanyak satu kali.
Akibat tikaman tajam itu, korban menderita pendarahan hebat.
“Korban sempat dilarikan oleh rekan-rekannya ke rumah sakit di kawasan Kabupaten Gowa untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan,” tuturnya.
Baca Juga : Bentrok Antar Kelompok di Biringkanaya Makassar Tewaskan Seorang Pemuda, Satu Lagi Luka Berat
Pengejaran Pelaku Lain dan Imbauan Polisi
Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melacak keberadaan seorang terduga pelaku lainnya berinisial H yang disinyalir ikut terseret dalam insiden berdarah tersebut.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta membuang jauh-jauh tindakan main hakim sendiri.
Baca Juga : Pelarian DPO Penikam Ojol di Makassar Berakhir, Ditangkap Polisi di Polewali Mandar
“Kami meminta warga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum. Kami juga mewanti-wanti agar tidak membawa senjata tajam saat dilanda perselisihan, karena berdampak fatal bagi keselamatan jiwa dan berkonsekuensi hukum berat,” pungkasnya.