Jumat, 14 Februari 2025 09:13

Sejarah Hari Valentine dan Tradisinya di Berbagai Negara

Sejarah Hari Valentine dan Tradisinya di Berbagai Negara

ABATANEWS, JAKARTA — 14 Februari setiap tahunnya dirayakan sebagai Hari Valentine, momen yang identik dengan cinta dan kasih sayang. Namun, di balik perayaan ini, terdapat sejarah panjang dan beragam tradisi yang berkembang di berbagai belahan dunia.

Hari Valentine diyakini berasal dari perayaan kuno Romawi yang disebut Lupercalia, yang dirayakan setiap 13-15 Februari untuk menghormati Dewa Kesuburan, Faunus. Pada abad ke-5, Paus Gelasius I menghapus perayaan ini dan menggantinya dengan Hari Santo Valentinus pada 14 Februari.

Beberapa legenda menyebutkan bahwa nama Valentine berasal dari seorang imam di Roma pada abad ke-3 yang dihukum mati oleh Kaisar Claudius II karena menikahkan pasangan secara diam-diam. Versi lain menyebutkan bahwa Santo Valentinus adalah seorang pria yang menulis surat cinta kepada putri sipir penjara sebelum dieksekusi, yang ditutup dengan kata-kata “From your Valentine.”

Tradisi Valentine di Berbagai Negara

1. Amerika Serikat

Hari Valentine di AS dirayakan dengan bertukar kartu ucapan (valentine’s cards), bunga, cokelat, dan hadiah. Restoran, bioskop, dan tempat wisata biasanya dipenuhi pasangan yang merayakan hari kasih sayang ini.

2. Jepang

Di Jepang, Hari Valentine memiliki tradisi unik di mana perempuan memberikan cokelat kepada pria. Ada dua jenis cokelat utama:

  • Giri-choco (cokelat kewajiban) untuk teman atau rekan kerja.
  • Honmei-choco (cokelat khusus) untuk orang yang benar-benar disukai.

Sebulan setelahnya, pada 14 Maret, dikenal sebagai White Day, saat pria membalas pemberian cokelat dari perempuan.

3. Korea Selatan

Mirip dengan Jepang, tetapi dengan tambahan Black Day pada 14 April. Pada hari ini, mereka yang tidak menerima hadiah di Hari Valentine atau White Day akan makan mie jajangmyeon (mie dengan saus kedelai hitam) untuk merayakan status lajang mereka.

4. Prancis

Prancis memiliki sejarah panjang dengan Hari Valentine. Salah satu tradisi unik yang pernah ada adalah loterie d’amour (undian cinta), di mana pria dan wanita lajang akan dipasangkan secara acak. Namun, karena sering menyebabkan konflik, pemerintah akhirnya melarang tradisi ini. Saat ini, pasangan di Prancis lebih memilih merayakan dengan makan malam romantis atau bertukar hadiah.

5. Denmark

Di Denmark, pria mengirimkan puisi anonim atau surat lucu yang disebut gaekkebrev. Jika seorang wanita dapat menebak siapa pengirimnya, dia akan mendapatkan hadiah cokelat saat Paskah.

6. Brasil

Brasil tidak merayakan Hari Valentine pada 14 Februari, melainkan pada 12 Juni, yang disebut Dia dos Namorados. Perayaan ini bertepatan dengan hari Santo Antonius, yang dikenal sebagai santo pelindung pernikahan.

7. Filipina

Salah satu tradisi unik di Filipina adalah pernikahan massal, di mana ratusan hingga ribuan pasangan menikah secara bersamaan pada Hari Valentine.

Meskipun Hari Valentine memiliki akar sejarah yang beragam, perayaannya telah berkembang menjadi momen global untuk mengekspresikan cinta dalam berbagai bentuk. Dari bertukar cokelat di Jepang hingga pernikahan massal di Filipina, setiap negara memiliki cara unik untuk merayakan hari kasih sayang ini.

Bagaimana dengan Anda? Apakah Anda memiliki tradisi khusus dalam merayakan Hari Valentine?

Penulis : Wahyuddin
Komentar