Kamis, 09 Oktober 2025 09:10

Satgas Ops Damai Cartenz Kecam KKB Bakar SMP Negeri Kiwirok

Satgas Ops Damai Cartenz Kecam KKB Bakar SMP Negeri Kiwirok

ABATANEWS, PAPUA – Aksi kejahatan bersenjata kembali terjadi di wilayah Papua. Pada Selasa pagi (7/10/2025) sekitar pukul 07.45 WIT, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Ngalum Kupel membakar bangunan SMP Negeri Kiwirok di Desa Sopamikma, Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Dalam insiden itu, terdeteksi sekitar 16 orang tak dikenal tengah melakukan pembakaran fasilitas pendidikan tersebut. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama, Satgas Pamtas Yonif RK 753, Satgas Prayuda (Mamta), Satgas BAIS, Satgas Rajawali dan Polsek Distrik Kiwirok segera bergerak menuju lokasi.

Namun para pelaku telah melarikan diri ke arah Desa Delpem. Untuk mencegah aksi lanjutan, tim kemudian melakukan pengamanan di Desa Mangoldolki yang berjarak tidak jauh dari lokasi kejadian, guna mengantisipasi pembakaran terhadap SD Negeri Kiwirok.

Baca Juga : Warga Asal Sulsel Jadi Sasaran Kekeras Simpatisan KKB Papua di Distrik Dekai

Kaops Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani mengecam keras aksi pembakaran tersebut. Terlebih serangan terhadap sekolah adalah tindakan keji yang menargetkan masa depan anak-anak Papua.

“Ini bukan hanya kejahatan terhadap negara, tetapi juga terhadap kemanusiaan. Kami akan terus memburu para pelaku dan memastikan wilayah Kiwirok tetap aman,” tegas Brigjen Pol. Faizal Ramadhani dalam keterangan tertulisnya dikutip Kamis (9/10/2025).

Bangunan SMP Negeri Kiwirok ini bukan pertama kali menjadi sasaran KKB. Pada tahun 2021, sekolah yang sama juga pernah dibakar oleh kelompok tersebut. Sejak saat itu, proses belajar mengajar terpaksa dipindahkan ke SMP Negeri 1 Oksibil di Kota Oksibil.

Baca Juga : Anggota KKB Terduga Pelaku Penembakan Anggota Polri dan Warga Sipil Ditangkap

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz Kombes Pol Adarma Sinaga turut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah terprovokasi.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang dan segera melapor jika melihat pergerakan mencurigakan. Aparat keamanan selalu hadir untuk melindungi dan menjamin keselamatan warga,” ujar Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Aksi pembakaran terhadap fasilitas pendidikan ini kembali menunjukkan upaya KKB menebar ketakutan di tengah masyarakat. Namun demikian, Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan, melindungi masyarakat, dan menegakkan hukum di Tanah Papua.

Penulis : Azwar
Komentar
Berita Terbaru