Kamis, 20 Juni 2024 11:25

Sara Duterte Mundur dari Kabinet: Tanda-Tanda Retakan dalam Pemerintahan Filipina

Sara Duterte Mundur dari Kabinet: Tanda-Tanda Retakan dalam Pemerintahan Filipina

ABATANEWS, FILIPINA — Pada Rabu (19/6), Sara Duterte, Wakil Presiden Filipina dan anak mantan Presiden Rodrigo Duterte, mengejutkan publik dengan mengundurkan diri dari kabinet Presiden Ferdinand ‘Bongbong’ Marcos Jr. Langkah ini menambah ketidakpastian di pemerintahan Bongbong, yang belakangan menghadapi tantangan internal.

Mengutip Reuters, pada Kamis (20/6/2024), Cheloy Garafil, Sekretaris Komunikasi Kepresidenan Filipina, mengonfirmasi bahwa Presiden Marcos Jr. telah menerima pengunduran diri Sara dari jabatan Menteri Pendidikan dan wakil kepala gugus tugas anti-pemberontakan. Namun, alasan di balik keputusan tersebut tidak diungkapkan.

Dalam pernyataan persnya, Sara menegaskan bahwa pengunduran diri ini bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk kepedulian terhadap guru dan pemuda Filipina. Ia menegaskan tetap akan menjalankan tugas sebagai Wakil Presiden.

Keputusan ini muncul di tengah spekulasi adanya ketegangan dalam koalisi pemerintahan Marcos Jr. Beberapa analis menduga ada keretakan hubungan antara Bongbong dan Sara, terutama setelah sejumlah kebijakan Duterte yang diubah oleh Marcos Jr. Kebijakan-kebijakan tersebut mencakup isu-isu penting seperti Laut China Selatan, perang narkoba, dan negosiasi dengan pemberontak komunis.

Perseteruan semakin panas pada Januari 2024 ketika Duterte menuduh Marcos Jr. sebagai pengguna narkoba, sementara anak Duterte lainnya yang menjabat sebagai Wali Kota Davao menyerukan agar Marcos Jr. mengundurkan diri. Meskipun begitu, Sara Duterte sendiri tidak memberikan komentar mengenai tuduhan tersebut.

Kepergian Sara dari kabinet menambah ketidakpastian politik di Filipina dan mengindikasikan potensi konflik lebih lanjut dalam pemerintahan Marcos Jr.

Penulis : Azwar
Komentar