Senin, 23 Januari 2023 08:16

Salah Satu Desa di Lutra Mampu Hasilkan Panen Hampir Mencapai Rp 15 M

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Pesta Panen sekaligus Peresmian RMU Kelompok Tani Mabarakke 2 di Desa Waetuo Kecamatan Malangke Barat, Sabtu (21/1/2023).
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani saat menyampaikan sambutan pada kegiatan Pesta Panen sekaligus Peresmian RMU Kelompok Tani Mabarakke 2 di Desa Waetuo Kecamatan Malangke Barat, Sabtu (21/1/2023).

ABATANEWS, LUTRA – Salah satu desa di Kabupaten Luwu Utara (Lutra) mampu menghasilkan panen yang sangat melimpah. Bahkan, keuntungan petani yang didapatkan dari hasil panen mencapai hampir Rp 15 M.

Adalah di Desa Waetuo Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Dana tersebut bersumber dari subsektor tanaman pangan padi dan jagung.

Untuk padi dengan luas panen 131 hektare dan produksi rata-rata 5,75 ton/ ha diperkirakan Rp 2,71 Miliyar. Sedang untuk jagung dengan luasan 504 ha dan produksi rata-rata 5ton/ ha sekira Rp 11,3 Miliyar.

Baca Juga : Pesan Penuh Makna Indah Putri Indriani ke Peserta Orientasi Kepalangmerahan PMR di SMAN 4 Luwu Utara

“Total dari dua komoditi ini hampir Rp 15 M dana bergulir di Desa Waetuo. Hal ini patut kita syukuri sebab data ini memberi sumbangsih sekaligus menunjukkan kontribusi Kecamatan Malangke Barat terhadap padi Kabupaten Luwu Utara mencapai 5,16 %,” kata Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, Senin (23/1/2023).

Untuk itu, lanjut Indah, Pemda berkomitmen menjaga sektor pertanian melalui kebijakan bersama DPRD dengan menerbitkan Perda Perlindungan Lahan Berkelanjutan.

“Perda ini kita harapkan tidak sekadar jadi dokumen tidur sebab tujuannya untuk menjaga keberlangsungan dan melihat sejauh mana kesesuaian lahan dengan komoditi yang ditanam,” terang isteri dari Muhammad Fauzi ini.

Baca Juga : Bupati Indah Minta Dukungan Semua Pihak Terkait Pembangunan Pembangkit Listrik di Kecamatan Rongkong

Hal ini penting sebab sektor pertanian menjadi salah satu skala prioritas dalam pembangunan Kabupaten Luwu Utara. Mengingat sekira 80 % penduduk Luwu Utara bergerak pada sektor tersebut.

“Ini juga seiring dengan visi Kabupaten Luwu Utara Maju, Mandiri dan Harmonis dengan program 5 Bisa terkait Pertanian yaitu: Gembira Usaha Lutra, Jasa Si Tani, Pas Ki Lutra, Bangsal Air dan Pekan Ternak,” jelasnya.

Terkait RMU, Indah mengatakan hal tersebut dimaksudkan membantu mempermudah petani untuk mempermudah pasca panen.

Baca Juga : Bupati Luwu Utara Salurkan 353 Unit Pompa Air untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Sementara itu dari laporan Kadis Pertanian, Rusdi Rasyid, pelbagai upaya yang dilakukan pemda antara lain Penangkar Benih Kerjasama Pemda Luwu Utara dengan Unhas seluas 40 Ha, Bantuan benih Padi 5.000 Ha (100.000 Kg).

Kemudian bantuan Pupuk Organik Cair (1.500 Liter) sedang kebutuhan benih Kab. Luwu Utara Tahun 2022 (1.112.500) Kg. Kec. Sukamaju (66.500) Kg dan Desa Lampuawa (9.372) Kg.

“Bantuan Alsintan Tahun 2022, Traktor Roda Dua 76 Unit, Traktor Roda Empat 2 unit, Power Threser 7 unit, Pompa Air 2 unit, Rice Transplenter 2 unit, RMU 2 unit, Irigasi Tanah Dangkal 5 unit, Combain besar 5 unit. Kec. Malangke Barat bantuan benih padi 888 Ha (22.200 Kg) desa Waetuo 50 Ha (1.250 Kg), benih jagung 1.060 Ha (15.900 Kg). Selain itu, pembangunan dan perbaikan infrastruktur pertanian serta sarana dan prasarana pertanian lainnya,” jelas Rusdi.

Penulis : Wahyuddin
Komentar