ABATANEWS, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pembangunan infrastruktur jalan melalui skema Multi Years Project (MYP), dengan sejumlah ruas strategi kini mulai memasuki tahap pengaspalan.
Percepatan ini menjadi bagian dari prioritas Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman dan Fatmawati Rusdi, dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dasar secara merata di seluruh wilayah.
Program MYP tersebut terbagi dalam beberapa paket pekerjaan yang tersebar di berbagai kabupaten/kota dan dilaksanakan secara bertahap sesuai jadwal kontrak multiyears tahun anggaran berjalan.
Baca Juga : Job Fair Sulsel 2026: Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Gandeng 30 Perusahaan, Buka 1.230 Lowongan Kerja
Pembaruan terbaru menunjukkan kemajuan pada Paket 1 dan Paket 2 mulai bergerak, meskipun sebagian ruas masih berada pada tahap awal pengerjaan.
Kemajuan persentase pada beberapa ruas mencerminkan tahapan awal pekerjaan serta pekerjaan dasar sebelum pengaspalan dilakukan secara menyeluruh.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Muhammad Rosyadi, mengatakan bahwa pekerjaan terus berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan.
“Paket 1 dan Paket 2 saat ini mulai bergerak, meskipun sebagian ruas masih berada pada tahap awal pengerjaan,” katanya, Kamis, 3 April 2026.
Pada Paket 1, ruas Ujung Lamuru–Palattae serta ruas Panciro–Batas Kota Makassar tercatat mencapai progres sekitar 0,309 persen. Sementara itu, ruas Tanete–Tanaberu saat ini sedang dalam tahap pengerjaan bahu jalan.
Untuk Paket 2, ruas Batas Kota Makassar–Bonto Ramba dilaporkan telah mencapai progres sekitar 1,319 persen. Serta Ruas Panciro-Batas Makassar yang dikerjakan.
Baca Juga : Sambut 357 Tahun Provinsi Sulawesi Selatan, Disnakertrans Gelar Job Fair 2026
Sementara itu, pada ruas Batas Gowa–Tondong tengah dilakukan pekerjaan overlay AC-BC atau pelapisan ulang aspal guna meningkatkan kualitas permukaan jalan.
Sebelumnya, Pemprov Sulsel juga telah memperbarui progres Paket 3 di Kabupaten Sidenreng Rappang. Dua ruas jalan di wilayah tersebut kini telah memasuki tahap pengaspalan dasar hingga lapisan akhir.
“Ruas Pangkajene Sidrap–Rappang sedang dalam proses pengerjaan aspal dasar dan pelapisan akhir. Sementara itu, pekerjaan serupa juga berlangsung pada ruas Batas Sidrap–Malimpung,” kata Rosyadi.
Baca Juga : Gubernur Andi Sudirman Telah Distribusikan 403.000 Liter Air Bersih untuk 4.936 KK di Makassar
Ia menambahkan, selain pengaspalan, pekerjaan bahu jalan juga dilakukan untuk meningkatkan aspek keselamatan pengguna jalan.
Rosyadi menyebutkan, panjang ruas Batas Sidrap–Malimpung mencapai sekitar 4,90 kilometer, sementara ruas Pangkajene Sidrap–Rappang sepanjang 9,30 kilometer.
Berdasarkan data terbaru, progres pekerjaan ruas Batas Sidrap–Malimpung telah mencapai sekitar 7,83 persen, sedangkan ruas Pangkajene Sidrap–Rappang mencapai 12,44 persen.
Baca Juga : Lewat Program MYP, Wajah Ruas Burung-Burung–Bili-Bili Makin Estetis dan Indah Dipandang
Ruas-ruas yang ditangani merupakan jalur penghubung utama antarwilayah yang selama ini menjadi akses vital masyarakat, termasuk untuk mobilitas harian dan distribusi logistik.
Menurutnya, peningkatan kualitas infrastruktur jalan ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Sidrap dan sekitarnya.
“Perbaikan infrastruktur jalan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di daerah,” ujarnya.