ABATANEWS, MAKASSAR — Ketua DPD PAN Maros, Chaidir Syam ditunjuk jadi salah satu formatur pada Muswil PAN Sulsel yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, pada Minggu (4/5/2025).
Seperti diketahui, muswil PAN Sulsel berakhir tanpa penetapan ketua. Hanya penunjukan 4 formatur. Selain Chaidir, turut menjadi formatur yakni Viva Yoga (Wakil Ketua DPP PAN), Ashabul Kahfi (Koordinator Bappilu PAN Wilayah Sulawesi), dan Husniah Talenrang (Ketua DPW PUAN Sulsel/Ketua DPD PAN Gowa).
Chaidir menjelaskan, usai pelaksanaan muswil, mereka nantinya diminta untuk berembuk memilih siapa ketua dan membentuk struktur kepengurusan DPW PAN Sulsel periode 2025-2030.
Baca Juga : 396 Guru PPPK Paruh Waktu di Maros Berpeluang Jadi Penuh Waktu Tanpa Seleksi
“Tadi tidak dijelaskan berapa lama melakukan rapat pembentukan kepengurusan. Yang paling utama yang diputuskan adalah empat formatur calon ketua untuk menyusun kepengurusan DPW PAN Sulsel,” kata Bupati Maros itu.
Chaidir mengaku sudah 25 tahun berjaket PAN. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Maros periode 2014-2019. Lalu, berhasil duduk menjadi Bupati Maros lewat pilkada tahun 2020 dan 2025.
Keberhasil Chaidir berlanjut. Setelah PAN hanya mampu mendudukkan 6 kadernya di DPRD Maros pada Pileg 2019 lalu, Chaidir mencatatkan prestasi yang gemilang pada Pileg 2024.
Baca Juga : Bupati Maros Bawa Keluarga Vallen ke DPR, Minta Negara Kawal Kasus di Armenia Agustus 20, 2026
Kursi PAN di DPRD Maros naik dua kali lipat, menjadi 12 dan kembali berhasil merebut kursi Ketua DPRD Maros Periode 2024-2029. Selain itu, raihan itu juga membuat PAN bisa mengusung calon kepala daerah di periode mendatang tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lainnya.
Seperti diketahui juga, satu-satunya ketua DPRD di Sulsel yang berhasil dijabat oleh kader PAN yakni di Maros.
“Saya ini samina wa athona (taat dan patuh), apapun putusan dari formatur dan DPP PAN. Kita sangat siap dan bersedia. Apakah saya diamanahkan jadi ketua, alhamdulilah. Atau diberikan amanah di posisi lain, saya tetap setuju dan sepakat. Pada intinya bagaimana kita melihat kebesaran PAN Sulsel ke depan,” jelas Chaidir.
Baca Juga : 204 Warga Binaan di Maros Dapat Remisi HUT RI, 2 Orang Langsung Bebas
Ia pun punya misi yang jelas bila diberi amanah sebagai pemimpin PAN Sulsel. Sesuai arahan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Chaidir bertekad untuk menaikkan lagi kursi PAN di tingkat provinsi.
PAN di DPRD Sulsel terus mengalami kemerosotan. Pada periode 2014-2019 PAN meraih 9 kursi. Lalu turun menjadi 7 kursi di periode 2019-2024. Sekarang, periode 2024-2029, PAN tersisa 4 kursi dan hanya tergabung pada fraksi gabungan.