Kamis, 05 Maret 2026

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

Presiden Prabowo saat bertolak menuju Washington DC untuk melakukan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump. (Foto/Dok BPMI Setpres)
Presiden Prabowo saat bertolak menuju Washington DC untuk melakukan pertemuan dengan Presiden AS Donald Trump. (Foto/Dok BPMI Setpres)

ABATANEWS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan dukacita mendalam atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei. Pemimpin tertinggi Iran tersebut gugur dalam serangan militer AS-Israel pada awal Maret 2026.

Surat tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono kepada Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi.

“Presiden Prabowo Subianto menulis surat dukacita atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang gugur dalam serangan militer pada awal Maret 2026,” ucap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya melalui keterangan tertulisnya, Rabu (4/3/2026).

Baca Juga : Presiden Prabowo Beri Taklimat Peserta Presidential Future Leaders Program 2026

Teddy menjelaskan surat belasungkawa tersebut ditujukan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian. Surat tersebut menyampaikan simpati dan penghormatan Indonesia atas kepergian pemimpin tertinggi Iran.

“Surat resmi yang berisi belasungkawa mendalam atas wafatnya Ayatollah Ali Khamenei tersebut ditujukkan kepada Presiden Iran Masoud Pezeshkian,” ujarnya.

Penyampaian surat dukacita ini dilakukan menjelang prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei yang direncanakan akan dilaksanakan di Kota Mashhad.

Baca Juga : Iran Sepakat Genjatan Senjata Selama 2 Pekan dengan AS, Negosiasi Berlangsung di Pakistan

Pemerintah Indonesia melalui langkah tersebut menyampaikan rasa empati yang mendalam kepada pemerintah dan rakyat Iran atas kehilangan tokoh penting yang memiliki pengaruh besar dalam perjalanan politik dan kehidupan masyarakat Iran.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga hubungan persahabatan dan kerja sama yang baik antara kedua negara.

Penulis : Azwar
Komentar