Sabtu, 01 Juni 2024 21:08

PPIH Arab Saudi Minta Jemaah Haji Tidak Lakukan Umrah Sunnah Secara Berlebihan

Potret jemaah calon haji Indonesia di Miqat Bir Ali. (foto: Kemenag RI)
Potret jemaah calon haji Indonesia di Miqat Bir Ali. (foto: Kemenag RI)

ABATANEWS, MEKKAH – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi meminta jemaah untuk menjaga ritme ibadah sebelum puncak haji. Terutama, melakukan Umrah sunnah secara berlebihan.

“Kami mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk menjaga ritme ibadah sebelum puncak haji. Keluarga jemaah agar juga ikut mengingatkan agar mereka tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunnah berlebih-lebihan,” kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Makkah Khalilurrahman dalam keterangannya, Sabtu (1/6/2024).

Menurut Khalilurrahman, menjaga ritme ibadah perlu dilakukan oleh jemaah mengingat puncak haji masih cukup lama. Apalagi pihaknya mendapatkan informasi ada jemaah yang tiap hari melaksanakan umroh sunnah.

Baca Juga : Puncak Haji, Pemerintah RI Siapkan Satu Klinik dan Lima Pos Satelit Kesehatan

Sementara prosesi puncak haji masih kurang dari hampir dua minggu lagi. Ia juga turut meminta keluarga jemaah untuk memantau aktivitas kerabatnya yang tengah berasa di Arab Saudi.

“Kami juga mengimbau keluarga jemaah haji yang ada di rumah, agar mengingatkan orang tuanya yang sedang berhaji. Apalagi mereka yang berisiko tinggi agar tidak memaksakan diri melaksanakan umrah sunah secara berlebihan,” imbuhnya.

Hal ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan jemaah haji. “Siapkan fisik, agar nanti bisa melaksanakan wukuf di Arafah. Ingatkan jemaah bahwa mereka datang ke sini untuk melaksanakan ibadah haji. Dan haji itu adalah wukuf di Arafah,” jelas Khalil.

Baca Juga : Banyak Perubahan Layanan Jemaah Haji, Menag Akui Kontrak dengan Arab Saudi Sudah Sesuai

“Jangan sampai mereka melaksanakan umroh secara berlebihan ketika puncak haji mereka tumbang, mereka sakit, sehingga tidak bisa melaksanakan wukuf di Padang Arafah dengan kondisi yang prima dengan ibadah yang sempurna,” sambungnya.

Penulis : Wahyu Susanto
Komentar