Sabtu, 06 Desember 2025

PMI Berangkatkan Kapal Kemanusiaan Bawa 60 Tangki Air dan Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

PMI Berangkatkan Kapal Kemanusiaan Bawa 60 Tangki Air dan Bantuan Logistik ke Aceh, Sumut, dan Sumbar

ABATANEWS, JAKARTA – Palang Merah Indonesia (PMI) memberangkatkan Kapal Kemanusiaan berisi berbagai bantuan logistik untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Pemberangkatan dilakukan dari Dermaga 5 IKT Domestik Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Minggu (6/12/2025), melalui kerja sama dengan Kalla Lines.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana PMI, Asmawi Syam, mengatakan pengiriman ini menjadi tahap awal respons PMI terhadap kondisi darurat di tiga provinsi terdampak.

Baca Juga : PMI Pertimbangkan Kirim Bantuan Kesehatan untuk Iran Lewat Jalur Internasional

“Kapal ini membawa 31 tangki air bersih untuk melengkapi 29 tangki yang sudah lebih dulu berada di lokasi, sehingga totalnya 60 tangki,” ujarnya.

Selain tangki air, PMI mengirim berbagai perlengkapan penting antara lain:

* 40 unit talpon

Baca Juga : Pemulihan Pasca Bencana, Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Produksi di 12 Kabupaten di Sumbar

* 200 tandon air

* 10.000 kompor dan 10.000 regulator

* 50.000 sarung

Baca Juga : Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II di Aceh

* 10.000 bungkus mi instan dan 10.000 mi cup

* 10.000 karung beras

* 17.000 potong pakaian baru

Baca Juga : Diterima Langsung Muzakkir Manaf, PMI Serahkan Bantuan Kemanusiaan Ke Pemprov Aceh

* 6.000 masker kain

* 600 sprayer

* 600 terpal

Baca Juga : Cegah ISPA, Water Cannon Dikerahkan Bersihkan Debu Sisa Banjir di Aceh

* 1.000 paket baby kit

* 1.000 paket clinic kit

* 2.000 paket hygiene kit

Baca Juga : DMI Aceh Terima Bantuan Peralatan Ibadah Untuk Masjid Terdampak Banjir

Sebanyak 88 personel PMI turut ditugaskan untuk mengawal distribusi serta memperkuat pelayanan di daerah terdampak.

Kapal dijadwalkan berangkat pukul 14.00 WIB dan menempuh rute Jakarta–Belawan–Lhokseumawe–Banda Aceh dengan estimasi perjalanan empat hari.

Pengiriman kebutuhan untuk Sumatera Barat akan dilakukan pada tahap berikutnya melalui jalur darat maupun laut. PMI juga menyiapkan pembelian barang secara lokal khusus untuk wilayah Sumbar karena akses logistik lebih memungkinkan.

Baca Juga : Penyelidik Bareskrim Polri Cari Penyebab Banjir di Aceh Taming

Untuk kebutuhan darah, PMI telah mengirimkan 1.500 kantong melalui jalur udara agar dapat diterima lebih cepat oleh fasilitas pelayanan kesehatan di daerah bencana.

Asmawi menjelaskan bahwa bantuan air bersih menjadi prioritas, terutama untuk kebutuhan konsumsi dan pembersihan rumah yang tertutup lumpur. PMI Provinsi bersama PDAM setempat juga menyiapkan sumber air melalui sekitar 60 unit pompa air.

Ia menegaskan bahwa PMI akan tetap berada di wilayah terdampak hingga tahap rehabilitasi. “Sesuai arahan Ketua Umum Bapak Jusuf Kalla, PMI akan berada di tiga daerah ini minimal satu tahun,” katanya.

Baca Juga : Polri Target Bangun 569 Sumur Bor Pasca Bencana di Sumatera, Baru Terealisasi 249 Titik

PMI berharap seluruh logistik dapat tiba sesuai jadwal dan segera didistribusikan ke kabupaten/kota terdampak melalui PMI daerah, yang memiliki data kebutuhan paling mendesak.

Penulis : Azwar
Komentar