Rabu, 22 Mei 2024 22:07

Pj Bupati Takalar Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan PSN Terkait PT Perkebunan Nusantara Group

Pj Bupati Takalar Hadiri Sosialisasi Pelaksanaan PSN Terkait PT Perkebunan Nusantara Group

ABATANEWS, MAKASSAR – Pj Bupati Takalar Dr. Setiawan Aswad menghadiri menghadiri Sosialisasi Pelaksanaan PSN pada terkait PT Perkebunan Nusantara Group. Kegiatan ini, berlangsung di Hotel Rinra Makassar, Rabu (22/5/2024).

Sosialisasi ini, turut dihadiri Kepala Badan Pendapatan Daerah Takalar, Kepala Bagian Prokopim Setda Takalar, Kepala Bidang Perencanaan, Pengembangan dan Evaluasi (BAPENDA) Takalar. Adapun sosialisasi PSN dihadiri Bupati se-Pulau Sulawesi, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Zudan Arief Fakhrulloh, dalam arahannya mengatakan mendukung penuh kegiatan ini. Apalagi, ini merupakan proyek strategis nasional karena sesuai arahan Presiden RI yaitu meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita agar bisa bagus.

Baca Juga : Pj Bupati Takalar Pimpin Rapat Evaluasi dan Pengawasan Kinerja Pemerintah Daerah Takalar Melalui Aplikasi Ewaki

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi harus dengan harga yang terkendali tetapi nilai tukarnya tetap harus bagus, misalnya inflasi kita banyak terjadi karena beras, cabai, bawang dll, dan sumber inflasi lainnya seperti tiket pesawat, sewa rumah harus ditekan, tetapi nilai tukar petani tidak boleh lebih rendah sehingga dalam produksinya tetap untung,” jelasnya.

Zudan menghimbau untuk Pemda setempat agar melakukan percepatan penerbitan surat keputusan (SK) atau keterangan pebebasan kewajiban pembayaran pajak BPHTB bagi Proyek Strategis Nasional untuk PTPN group baik berupa SK ataupun SSPD Nihil BPHTB.

Sehingga atas dasar tersebut, proses berikutnya melalukan penggabungan perusahaan (peralihan hak) pada kantor pertanahan setempat.

Baca Juga : Takalar Ikut Andil Pecahkan Rekor MURI Sulsel Menari Bersama 24 Kabupaten/Kota

“Proyek Strategis Nasional yang ada di sulawesi selatan kira tubuhkan terus dengan harapan pertumbuhan ekonomi meningkat, inflasi menurun dan kualitas produksi kita tingkatkan. Jika biaya produksi ditekan kemudian hasil ditingkatkan maka nilai tukar akan lebih tinggi sehingga kesejahteraan lebih bagus dan dapat menghasilkan keuntungan yang lebih besar,” jelasnya.

Penulis : Azwar
Komentar