ABATANEWS, BULUKUMBA — Pj. Bupati Takalar, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev., Plg., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Takalar, Dr. Muhammad Hasbi, S.STP., M.A.P., M.I.Kom., menghadiri High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Sulawesi Selatan.
Acara ini berlangsung pada Senin, 18 November 2024, di Same Resort Hotel Tanjung Bira, Bulukumba, dengan tema “Penguatan Ketahanan Pangan untuk Antisipasi Momen HKBN dan Nataru Tahun 2024.”
Hadir pula seluruh kepala daerah, sekretaris daerah, asisten, pimpinan Bank Indonesia, kepala OPD, dan Kabag Perekonomian se-Sulsel. Acara yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulsel, Bank Indonesia, dan Pemda Bulukumba ini mencatat apresiasi dari Pj.
Baca Juga : Puncak Hari Ibu 2025, Pemkab Takalar dan TP PKK Gelar Aksi Sosial Pantai Lamangkia
Gubernur Sulsel terhadap kolaborasi lintas sektor, dengan capaian inflasi Sulsel sebesar 1,5%, di bawah inflasi nasional.
Hasil dan Tindak Lanjut HLM TPID
Lima poin kesimpulan utama dari HLM TPID Sulsel adalah:
Baca Juga : TP PKK Kabupaten Takalar Gelar Pemeriksaan Pap Smear Peringati Hari Ibu 2025
1. Penyusunan neraca pangan untuk pemantauan stabilitas pasokan dan mendukung kerja sama antardaerah.
2. Peningkatan program Gerakan Pangan Murah dan Mini Distribution Center (MDC).
3. Perencanaan subsidi dan kebijakan closed-loop horticulture oleh pemerintah daerah.
Baca Juga : Takalar Naik dari Peringkat 22 ke Peringat 18 Pada Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK 2025
4. Koordinasi dengan maskapai terkait antisipasi lonjakan tiket pesawat menjelang libur akhir tahun.
5. Penerapan manajemen risiko, termasuk risiko operasional, likuiditas, hukum, dan reputasi.
Kinerja Pengendalian Inflasi di Takalar
Baca Juga : 3.870 PPPK Paruh Waktu Takalar Terima SK Pengangkatan
Pj. Bupati Takalar, Dr. Setiawan Aswad, melaporkan bahwa inflasi di Kabupaten Takalar pada Oktober 2024 menunjukkan angka yang menggembirakan:
Inflasi Year on Year (YoY): 1,4%
Bulanan (Month to Month): 0,20%
Baca Juga : Penurunan Angka Stunting Paling Besar Kedua di Sulsel, Takalar Diganjar Penghargaan
Tahun berjalan (Year to Date): 0,64%
Indeks Perkembangan Harga (IPH): deflasi sebesar -0,12% pada minggu keempat Oktober.
“Kami mengapresiasi kinerja TIM TPID, karena Alhamdulillah, inflasi di Takalar tetap terkendali di bawah rata-rata provinsi,” ujar Dr. Setiawan Aswad.
Baca Juga : Perluas Lapangan Pekerjaan, Bupati Takalar Hadiri Grand Opening PT. Mirea Industry Corp
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan, khususnya menghadapi tantangan akhir tahun.