ABATANEWS, MAKASSAR – Penjabat Gubernur Sulsel, Zudan Arif Fakrulloh, melantik empat Pejabat Sementara (Pjs) kepala daerah di Sulsel. Pelantikan dilaksanakan di Aula Tudang Sipulung Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa, 24 September 2024.
Empat Pjs kepala daerah yang dilantik masing-masing Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Aziz, Pjs Bupati Bulukumba Muhammad Rasyid, Pjs Bupati Luwu Timur Jayadi Nas, dan Pjs Bupati Toraja Utara Amson Padolo.
Pelantikan ini untuk mengisi kekosongan, setelah kepala daerahnya memutuskan untuk bertarung di Pilkada Serentak, dan akan melaksanakan kampanye.
Baca Juga : Perkuat Sinergi Kelembagaan, Sulsel Ikuti Rapat Tata Kelola Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu
Selain itu, Pj Gubernur Sulsel juga melantik Sekda Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa menjadi Pj Bupati Sinjai dan mengukuhkan perpanjangan Pj Bupati Bantaeng, Andi Abubakar.
Diketahui, keempat Pjs kepala daerah tersebut masing-masing merupakan Pejabat Eselon II lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel.
Prof Zudan berpesan agar semua Pjs maupun Pj kepala daerah se-Sulsel jalan sesuai jalur masing-masing seperti siang dan malam, tidak melanggar aturan.
Baca Juga : Program Apartemen Ikan Gubernur Andi Sudirman Hasilkan Tangkapan Senilai Rp200 Juta di Barru
“Antara siang dan malam tidak pernah saling mendahului, kalau mau berjalan dengan baik maka setialah pada orbitnya masing-masing. Jadi kalau mau selamat ikuti Surah Yasin Ayat 40,” pesannya.
Dalam arahannya, Prof Zudan juga menekankan agar gaji pegawai dibayar tepat waktu setiap tanggal 1 dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) cair tepat waktu setiap tanggal 5.
“Kalau bisa ASN gajian tepat waktu tanggal 1 dan TPP tepat waktu setiap tanggal 5. Terus memotivasi ASN agar berkinerja tinggi dan penuh inovasi,” ujarnya.
Baca Juga : Terima TPAKD Award 2026, Gubernur Sulsel Dukung Arahan Presiden Prabowo untuk Perluasan Akses Keuangan
Ia juga berharap agar pemerintah kabupaten kota bahu membahu bersama pemerintah provinsi untuk mengoptimalkan pendapatan daerah. “Untuk apa ini? Untuk membangun infrastruktur,” kata Prof Zudan.