ABATANEWS, MAKASSAR – Perumda Air Minum (PDAM) Makassar turut perayaan hari Maulid Nabi Muhammad SAW. Peringatan hari besar itu, dilaksanakan di Aula Tirta Dharma Perumda Air Minum Kota Makassar, Jalan Dr Sam Ratulangi Nomor 3, Makassar, Kamis (20/10/2022).
Direktur Utama PDAM Kota Makassar, Beni Iskandar mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan sosok revolusioner yang patut untuk diteladani.
Bahkan, aktualisasi akhlak Nabi tidak hanya pada Peringatan Maulid, akan tetapi harus diterapkan disetiap langkah dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga : Hadapi Krisis Air, Andi Syahrum Ungkap Tiga Langkah PDAM Pulihkan Distribusi hingga Wilayah Utara
“Kami berharap pada peringatan Maulid Nabi tahun ini bisa menjadikan kami untuk mawas diri agar selalu jujur dan berlaku adil dalam menjalani Pekerjaan dan mengabdikan diri pada Perusahaan ini,” tegas Beni Iskandar.
Acara yang mengusung tema “Nabi Muhammad SAW. Sang Revolusioner Islam, Tegas pada Kemungkaran, Istiqamah dalam Kebenaran” ini diikuti seluruh Jajaran Direksi, Dewan Pengawas dan Karyawan Perumda Air Minum Kota Makassar dengan khidmat.
Dalam kesempatan ini, Ustaz Maulana mengajak kepada seluruh pimpinan dan karyawan Perumda Air Minum Kota Makassar agar merefleksikan sifat-sifat Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga : PDAM Makassar Pastikan Tagihan Pelanggan di Bara-Baraya Utara Mengacu pada Data Baca Meter
“Saya mengajak kepada kita semua untuk meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW,” ucap Ustaz yang dikenal humoris ini.
Ustaz Maulana juga menyampaikan kepada seluruh karyawan yang hadir untuk selalu mengingat sejarah perjuangan Nabi dalam Melakukan Syiar dan menyebarkan Agama Islam sebagai Rahmatan Lil Alamin.
Tidak hanya itu, Ia juga mengingatkan agar apa yang telah diajarkan Nabi untuk dilaksanakan dengan baik diantaranya berperilaku Sopan, Santun dan dapat dipercaya.
Baca Juga : PDAM Makassar Pastikan Layanan Air Masih Aman, Prediksi 30 Hari Disebut Skenario Kemarau Ekstrem
“Ingat ajarannya Nabi. Ajarannya Nabi tidak terlalu susah. Tiga kali Nabi menyebut Nama Ummatnya sebelum beliau Wafat, itu artinya saking cintanya Rasulullah kepada kita semua, maka sebagai bentuk kecintaan kita kepada Rasulullah Muhammad SAW, Mari kita teladani Akhlak dan melaksanakan semua Sunnah yang beliau amanahkan kepada kita,” pungkasnya.