Kamis, 30 November 2023 09:11

Pemadaman Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran di Sekolah MAN 2 Makassar 

Tangkapan layar dari video amatir saat terjadi kebakaran di Sekolah MAN 2 Makassar, pada Rabu (29/11/2023).
Tangkapan layar dari video amatir saat terjadi kebakaran di Sekolah MAN 2 Makassar, pada Rabu (29/11/2023).

ABATANEWS, MAKASSAR – Pemadaman  yang dilakukan PLN diduga menjadi penyebab terjadinya kebakaran di Sekolah MAN 2 Makassar. Pasalnya, pemadaman bergilir terjadi sebelum kebakaran yang melanda beberapa ruangan sekolah pada Rabu (29/11/2023) sekitar pukul 15.35 Wita.

Kepala Sekolah MAN 1 Makassar Luqman MD menjelaskan, kondisi sebelum kebakaran terjadi pemadaman bergilir. Setelah pemadaman selesai atau listrik telah mengalir, api tiba-tiba muncul.

“Jadi tadi itu mati lampu kemudian menyala, tidak lama menyala api (kebakwran),” kata Luqman.

Baca Juga : Huadi Group Bantu Korban Kebakaran di Bantaeng

Akibat kebakaran ini, menghanguskan tiga ruang kelas, satu ruang laboratorium Biologi dan satu kantin. Dugaan senentara, api mulai menyala dari kantin sekolah, yang berada di belakang kelas.

Kemudian merambat dan membakar tiga ruang kelas dan satu ruang laboratorium biologi juga ikut hangus terbakar.

“Api berkobar melalui kabel. Jadi naik ke atas itu (atap sekolah). Makanya atap dan plafon itu duluan terbakar baru turun ke meja,” paparnya.

Baca Juga : Tarif Listrik Diawal Tahun 2024 Dipastikan Tidak Naik

Luqman menambahkan, terkait aktivitas belajar anak didiknya tetap akan berjalan seperti biasa pasca terjadi kebakaran.

Menurut Luqman, para murid saat ini masih ada yang menjalani proses pembelajaran dengan ujian semester ganjil secara online.

Kendati demikian, meski ada pembelajaran yang mengharuskan bertatap muka, ia pastikan masih terdapat ruangan kosong yang bisa digunakan.

Baca Juga : Hari ini, PLN Lakukan Pemadaman Listrik di Wilayah Makassar, Maros hingga Pangkep 

“Karena masih belajar dan ujian online dengan pakai HP jadi kita arahkan ke Laboratorium yang ada di lantai 2 atas ruangan depan, bisa juga di masjid,” ujar Luqman.

Penulis : Wahyu Susanto
Komentar