Kamis, 03 April 2025 17:03

Operasi Ketupat 2025 di Sulsel, Terjadi 105 Kecelakaan Dengan 11 Orang Meninggal Dunia

Ilustrasi Polisi yang disiapkan untuk Operasi Ketupat 2023. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)
Ilustrasi Polisi yang disiapkan untuk Operasi Ketupat 2023. (Dok. Humas Pemprov Sulsel)

ABATANEWS, MAKASSARPolda Sulsel mencatat terjadi ratusan insiden kecelakaan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Pallawa 2025. Bahkan, dalam beberapa insiden lakalantas sejumlah orang kehilangan nyawa.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Kombes Pol Karsiman mengatakan selama operasi Ketupat Pallawa 2025 yang berlangsung selama sepekan dari 26 Maret hingga 1 April 2025 terjadi 105 kecelakaan. Dari insiden itu 11 orang diantaranya menjadi korban jiwa.

Meski begitu, berdasarkan data, jumlah kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga 43%. Sementara fatalitas korban kecelakaan turun drastis hingga 70% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga : Jumlah Penumpang Kapal Laut Selama Musim Mudik Lebaran 2025 Capai 304.977 Orang

Sebab pada tahun 2024 tercatat 185 kejadian kecelakaan dengan 37 korban meninggal dunia. Jumlah tahun ini cukup mengalami penurunan dengan 105 kejadian dengan 11 korban jiwa.

“Situasi Kamtibmas kondusif, arus mudik berjalan lancar, dan penurunan angka kecelakaan menjadi bukti nyata hasil upaya yang dilakukan di lapangan,” ujar Kombes Pol Karsiman dalam keterangannya, Kamis (3/4/2025).

Selain itu, langkah-langkah preemptif dan preventif terus ditingkatkan selama operasi berlangsung. Kegiatan penyuluhan meningkat 7% dari 16.793 menjadi 17.911, sementara pemasangan media edukasi seperti billboard, spanduk, leaflet, dan stiker naik 15% .

Baca Juga : Gunakan Sepeda Motor, Munafri Bersama Forkopimda Pantau 4 Posko Terpadu Mudik Lebaran 2025

Upaya preventif melalui pengaturan patroli dan pengawasan (Turjawali) juga naik 7% , mencapai 17.249 kegiatan. Di sisi lain, jumlah kendaraan yang keluar-masuk terminal pelabuhan dan penyeberangan naik signifikan hingga 100%, dengan total 92.519 kendaraan.

Menariknya, penindakan pelanggaran lalu lintas melalui Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) turun 69% , diiringi penurunan 5% untuk tilang manual.

Kombes Pol Karsiman menegaskan bahwa penurunan pelanggaran ini mencerminkan peningkatan kesadaran masyarakat dalam tertib berlalu lintas selama momen mudik Lebaran.

Baca Juga : 52 Ribu Kendaraan Keluar Jakarta Via GT Cikatama Pada H-6 Lebaran

Satgas Kamseltibcarlantas bersama tim preemptif dan preventif , serta mitra kamtibmas, berkomitmen untuk terus menjaga situasi tetap kondusif dalam kurun waktu tujuh hari ke depan.

Kombes Pol Karsiman mengajak masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas saat mudik, balik, dan menikmati libur Lebaran.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas demi mewujudkan rasa aman dan nyaman di wilayah Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Penulis : Wahyuddin
Komentar