ABATANEWS, PAREPARE – Pemerintah Kota Parepare kembali memperkuat kerja sama di bidang pendidikan dan kesehatan. Kali ini, Pemkot Parepare menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Politeknik Muhammadiyah Makassar, Senin 15 September 2025
Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, berharap kerja sama ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga ditingkatkan implementasinya. Ia menilai kerja sama sebelumnya berjalan baik dan diharapkan ke depan bisa lebih maksimal.
“Dalam hal penerimaan mahasiswa praktik kerja lapangan (PKL), kalau bisa ditingkatkan lagi. Apalagi rumah sakit kita tiap tahun terus berkembang sehingga semakin membutuhkan dukungan tenaga untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan,” kata Tasming.
Baca Juga : Pemkot Parepare dan DPRD Bahas Pengelolaan Masjid Raya sebagai Cagar Budaya
Tasming juga memastikan agar mahasiswa PKL di Parepare benar-benar mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat. Ia tidak ingin kegiatan tersebut hanya sebatas memenuhi kewajiban administrasi.
“Ini selaras dengan semangat Bapak Presiden yang selalu menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan kesehatan.
Bahkan dalam berbagai kesempatan, Presiden menegaskan fokus pemerintah pada peningkatan pelayanan kesehatan di Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga : IOF Parepare Siap Meriahkan HUT ke-66 Kota Parepare, Tasming Hamid Beri Dukungan Penuh
Direktur Politeknik Muhammadiyah Makassar, Prof. K.H. Mustari Bosra, menyambut baik kerja sama yang kembali dijalin tersebut.
Ia menilai kolaborasi dengan pemerintah daerah, dinas kesehatan, dan rumah sakit menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Harapannya, ke depan bisa ditingkatkan lagi. Misalnya ada kebijakan daerah yang dapat memberikan beasiswa bagi putra-putri Parepare untuk melanjutkan pendidikan di Politeknik Muhammadiyah,” ujar Mustari.
Baca Juga : Wali Kota Parepare Turun Langsung Pantau Perbaikan Jalan dan Penataan Masjid Terapung
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Parepare didampingi Direktur RSUD Andi Makkasau, Direktur RS Hasri Ainun Habibie, Kepala Dinas Kesehatan Parepare, serta Kepala Bagian Pemerintahan.