Minggu, 23 Oktober 2022 17:17

Mantan Ketum IDI Daeng Faqih Tegaskan Dukung Anies di Pilpres 2024

Foto: Twitter Anies Baswedan
Foto: Twitter Anies Baswedan

ABATANEWS, JAKARTA — Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M Faqih mendukung Anies Baswedan untuk dicalonkan sebagai calon presiden pada Pilpres 2024 mendatang.

Dukungan itu disampaikan langsung oleh Daeng Faqih saat memberi testimoni Rakernas & Ikrar Kebilatan Tekad Relawan Go-Anies di Hotel Bidakara, Jakarta, pada Ahad (23/10/2022).

“Komitmen Pak Anies terhadap kesehatan di Jakarta luar biasa. Mudah-mudahan bisa direplikasi dan dikerjakan untuk seluruh rakyat Indonesia,” kata Daeng.

Baca Juga : Mahfud MD Tegaskan Belum Menerima Hasil Pemilu 2024

Daeng menyampaikan masih banyak masalah kesehatan di Indonesia. Dia menyebut angka stunting atau tengkes dan kematian ibu-anak masih tinggi.

Selain itu, akses kesehatan belum bisa dirasakan seluruh rakyat. Ia mencontohkan pelayanan BPJS Kesehatan yang masih terbatas.

“Ada BPJS, tetapi masih banyak rakyat kita yang miskin tidak mendapat jaminan BPJS,” ujarnya.

Baca Juga : Real Count KPU Suara Masuk 63,90 %, Prabowo-Gibran Unggul 57,46 %

Pada acara itu, sejumlah politisi dan mantan politisi Partai Golkar mendirikan kelompok relawan Go-Anies.

Mereka bertekad memenangkan Anies pada Pilpres 2024. Mereka merasa Anies telah membuktikan diri di Jakarta.

“Kami berkomitmen ikut bersama Mas Anies merebut kursi presiden. Kami Go-Anies siap jadi garda terdepan melakukan itu,” kata Koordinator Nasional Go-Anies Sirajuddin Abdul Wahab.

Baca Juga : TKN Prabowo-Gibran Siap Hadapi Gugatan di MK

Sebelumnya, Anies juga telah pamit kepada Presiden Jokowi karena telah menyelesaikan tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta, pada Jumat (21/10/2022).

Pertemuan itu diakui langsung Presiden Jokowi saat menghadiri acara puncak HUT ke-58 Partai Golkar di Jakarta International Expo (JIEXPO), Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat malam.

“Oh ya, (Jumat) sore tadi. Pamit,” kata Jokowi.

Baca Juga : Survei Litbang Kompas Pasca Pencoblosan: 65,9% Gen Z Pilih Prabowo-Gibran

Hanya saja, Presiden Jokowi tak merinci lebih jauh apa yang dibahas. Ia hanya mengaku, pertemuan itu sebetulnya telah diatur sejak pekan lalu. Namun karena kesibukan, pertemuannya pun baru digelar.

“Pamit, karena sebetulnya minggu yang lalu aturan, saya mengatur waktunya enggak bisa, jadi baru tadi sorenya,” ucap Jokowi.

Penulis : Wahyuddin
Komentar
Berita Terbaru