Senin, 12 Januari 2026

Kodim 1408 Makassar Evakuasi Warga dan Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Katimbang

Kodim 1408 Makassar Evakuasi Warga dan Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Katimbang 

ABATANEWS, MAKASSAR – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) sejak beberapa hari terakhir. Akibatnya, Sungai Biring Jene meluap dan merendam permukiman warga di BTN Kodam III, RW 06, Kelurahan Katimbang, Minggu (11/1/2026).

Menyikapi kondisi tersebut, Komando Distrik Militer (Kodim) 1408/Makassar bergerak melakukan pemantauan, evakuasi, dan penanganan darurat bagi masyarakat terdampak banjir.

Personel TNI bersama unsur terkait bahu-membahu mengevakuasi warga ke lokasi pengungsian yang aman. Seperti Aula Kantor Kelurahan Katimbang, SDN Paccerakkang, dan Masjid Al Ikhlas Kodam III.

Baca Juga : Banjir Landa Makassar, Ratusan Jiwa Mengungsi di Kelurahan Katimbang

Puluhan kepala keluarga terpaksa meninggalkan rumah mereka akibat ketinggian air yang mencapai hingga 60 sentimeter di sejumlah titik bantaran sungai.

Dandim 1408/Makassar, Letkol Kav Ino Setyo Darmawan menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana.

“TNI hadir untuk rakyat. Dalam kondisi seperti ini, kami memastikan warga terdampak dapat dievakuasi dengan aman, memperoleh bantuan, serta merasa tidak sendiri menghadapi musibah,” tegas Letkol Kav Ino Setyo Darmawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).

Baca Juga : Wali Kota Makassar Instruksikan Jajaran Siaga 24 Jam Hadapi Potensi Banjir

Selain evakuasi, Kodim 1408/Makassar juga aktif melakukan pendataan pengungsi, pendistribusian bantuan sembako, serta koordinasi lintas instansi bersama Pemerintah Daerah, BPBD, Basarnas, dan Dinas Sosial Kota Makassar.

Langkah terpadu ini dilakukan untuk memastikan penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan, sekaligus meminimalisir risiko lanjutan akibat cuaca ekstrem.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan menjaga keselamatan, sementara TNI akan terus siaga sampai kondisi benar-benar aman,” pungkas Dandim.

Komentar