Selasa, 01 Februari 2022 19:24

KNPI dan Dispora Makassar Cari Solusi Terkait Maraknya Perang Kelompok

KNPI Makassar dan Dispora Makassar menggelar pertemuan di Rumah Kopi Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (1/2/2022) untuk membajas maraknya perang kelompok antar pemuda di Makassar. (foto: Abatanews/Wahyuddin).
KNPI Makassar dan Dispora Makassar menggelar pertemuan di Rumah Kopi Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (1/2/2022) untuk membajas maraknya perang kelompok antar pemuda di Makassar. (foto: Abatanews/Wahyuddin).

ABATANEWS, MAKASSAR – Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar melaksanakan pertemuan. Hal ini dilakukan guna mencari solusi terkait maraknya aksi perang kelompok di Makassar.

“Jadi mesti kita pikirkan bersama bagaimana menyelesaikan persoalan pemuda di Makassar,” ujar Ketua KNPI Makassar, Hasrul Kaharuddin dalam pertemuan yang digelar di Rumah Kopi Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Selasa (1/2/2022).

Salah satu aksi bentrokan antar pemuda yang baru saja terjadi yakni pada 28 Januari 2022. Di mana melibatkan antara pemuda Karuwisi Kecamatan Panakkukang, dengan pemuda Maccini Parang, Kecamatan Makassar.

Baca Juga : Plt Kadispora Makassar Dampingi Wali Kota Danny Ponanto Pembukaan Piala Wali Kota Cup VII 2024

Atas insiden ini, satu orang dinyatakan tewas terkena anak panah atau busur. “Kita perlu juga mengecek klaster yang sering terlibat perang ini di usia berapa, dan apa motif yang sering memicu konflik,” imbuh Hasrul.

Lebih lanjut, Kadispora Kota Makassar, Andi Pattiware mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menjalin sinergitas yang kuat dengan pemuda. Namun, dirinya masih memikirkan bagaimana menangani konflik yang terus terjadi antar pemuda.

“Kita akan memikirkan bersama bagaimana menciptakan keharmonisan hubungan antar-pemuda di Makassar. Dan ini merupakan arahan Pak Wali (Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto) kita coba mencari benang merah dari persoalan kepemudaan kita ini,” pungkasnya.

Penulis : Wahyuddin
Komentar