ABATANEWS.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberi atensi khusus terhadap stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) menjelang bulan suci Ramadan.
Ia menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri untuk segera melakukan langkah intervensi guna mencegah lonjakan harga yang berpotensi membebani masyarakat.
“Kita menyadari bahwa menjelang Ramadan selalu ada kecenderungan peningkatan harga. Ini menjadi perhatian dan pembahasan kami,” ujar Kapolri dalam keterangan tertulisnya saat Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2026 di TMII di Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga : Jelang Ramadan, Sulsel Perkuat Pasokan dan Stabilisasi Harga
Kapolri menegaskan, Polri tidak ingin momentum Ramadan terganggu oleh praktik penimbunan, permainan harga, maupun hambatan distribusi.
Ia meminta seluruh jajaran memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi sembilan bahan pokok (sembako) agar tetap aman dan terjangkau di pasar.
Untuk mengawal hal tersebut, Jenderal Sigit memerintahkan Satgas Pangan Polri meningkatkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.
Baca Juga : Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Beri Intensif di Sektor Transportasi
Sinergi ini dilakukan untuk memetakan jalur distribusi serta mengantisipasi titik-titik rawan kelangkaan maupun lonjakan harga.
“Selama Ramadan, harga-harga, khususnya sembilan bahan pokok, harus dijaga. Ini akan terus dikawal Polri melalui Satgas Pangan bersama kementerian terkait,” tegasnya.
Selain pengendalian harga di tingkat pasar, Kapolri juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi secara menyeluruh guna melindungi daya beli masyarakat.
Baca Juga : Pemerintah Berlakukan WFH Sebelum dan Sesudah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah
Pengamanan bapokting menjadi salah satu prioritas Polri dalam mendukung pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026.
Rapim Polri 2026 turut dihadiri sejumlah menteri, termasuk Menteri Pertanian dan Menteri Koordinator Bidang Pangan, yang memberikan paparan terkait penguatan ekosistem pangan nasional.
Kehadiran tersebut menegaskan komitmen pemerintah dan Polri dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, terutama menjelang hari besar keagamaan.