ABATANEWS, MAKASSAR – Kantor Pencarian dan Pertolongan Makassar mengonfirmasi seorang nelayan yang diduga hilang di perairan Siwa Kabupaten Wajo, Sulsel. Korban diketahui atas nama Aziz Dg. Malewa (56T) warga Bulepe Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo.
Korban awalnya berangkat ke laut untuk memancing pada Senin sore (12/1) dengan menggunakan perahu lepa-lepa. Biasanya, korban memancing hanya semalam dan berencana pulang pada Selasa pagi.
Keesokan harinya pada selasa pagi, nelayan sekitar sempat bertemu korban di tengah laut dan juga sudah persiapan untuk pulang ke darat. Akan tetapi hingga Rabu sore korban belum juga sampai di rumah.
Baca Juga : Korban Tenggelam di Sungai Belapunraga Gowa Ditemukan 13 Km dari Titik Awal Hilang
Sehingga membuat keluarga dan masyarakat setempat merasa khawatir dan melakukan pencarian namun tidak juga ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Basarnas Makassar pada rabu sore (14/1) untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.
“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Rescuer Basarnas Pos SAR Bone untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian. Kami juga melakukan koordinasi dengan aparat setempat bersama instansi terkait untuk melakukan upaya pencarian,” kata Kepala Kantor Basarnas Makassar, Muh. Arif Anwar, Kamis (15/1/2026).
Dalam pelaksanaan operasi pencarian, terdapat beberapa unsur yang terlibat. Antara lain unsur TNI/Polri, BPBD Wajo, Damkar Wajo, masyarakat setempat.
Baca Juga : Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Cari satu Orang Hanyut di Sungai Belapunraga
Potensi SAR lainnya juga dikerahkan turut membantu proses pencarian di lokasi kejadian. Adapun alat utama yang digunakan dalam operasi ini meliputi Rescue Car, perahu karet, peralatan selam, peralatan komunikasi.
Peralatan medis dan evakuasi juga dikerahkan guna mendukung kelancaran dan keselamatan pelaksanaan operasi. Hingga saat ini, kondisi cuaca di perairan siwa yang merupakan lokasi kejadian terpantau cerah berawan.
“Kami juga dibantu beberapa perahu nelayan, semoga dapat mendukung upaya pencarian yang sedang berlangsung tanpa kendala yang berarti,” pungkas Muh. Arif.