ABATANEWS, PAREPARE – Amarun Agung Hamka resmi dilantik sebagai Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Parepare periode 2026–2030.
Pelantikan dan pengukuhan pengurus PBSI tersebut dirangkaikan dengan pembukaan BILIBILI 162 CUP I Tahun 2026.
Kegiatan berlangsung di Lapangan Bulutangkis Titik Kumpul, Kota Parepare, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga : Pemkot Parepare Tampil Semarak di Jalan Sehat Anti Mager dan Karnaval HUT ke-357 Sulsel
Dalam sambutannya, Amarun Agung Hamka menyampaikan terima kasih kepada Ketua PBSI Sulawesi Selatan, Prof. Warsinggih, yang hadir dan meluangkan waktunya di tengah kesibukannya.
Hamka menegaskan, kepengurusan PBSI Parepare periode 2026–2030 akan diukur dari perubahan dan prestasi yang mampu dihasilkan.
“Saya ingin kepengurusan dinilai dari perubahan yang mampu kita hasilkan. Itulah ukuran kita,” ujarnya.
Baca Juga : Kabut Asap Selimuti Parepare, Dinas Kesehatan Turun ke Jalan Bagikan Masker
Ia mengatakan, salah satu fokus utama kepengurusan baru adalah mempersiapkan atlet menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan yang akan berlangsung di Wajo dan Bone.
Menurutnya, persiapan tersebut harus dibarengi dengan pembangunan sistem pembinaan atlet yang berkelanjutan.
“Persiapan kita fokus pada kesiapan atlet menghadapi Porprov di Wajo dan Bone. Kita ingin membangun sistem pembinaan yang berkelanjutan,” katanya.
Baca Juga : Waspada Kabut Asap di Parepare, Pemkot Bagikan Masker Edukasi Warga Lindungi Kesehatan
Hamka yang Sekertaris Daerah kota Parepare itu optimistis, dengan dukungan seluruh pihak, PBSI Parepare mampu melahirkan prestasi yang lebih baik.
“Saya percaya kita di Parepare mampu menuju prestasi yang luar biasa,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa PBSI Parepare tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan dari PBSI Sulsel, KONI, klub, pelatih, atlet, orang tua, serta seluruh pecinta bulutangkis sangat dibutuhkan dalam membangun pembinaan yang kuat.
Baca Juga : Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, Pemkot Parepare Gali Inovasi Mataram Pintar dan Strategi Peningkatan PAD
“Kita semua memiliki tugas. PBSI Parepare tidak dapat jalan sendiri. Kita butuh dukungan dari provinsi, KONI, dan semua pecinta bulutangkis,” jelasnya.