Kamis, 15 Juni 2023 09:11

Gubernur Andi Sudirman Serahkan SK Kenaikan Jabatan Fungsional 856 PNS

Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan jabatan fungsional jenjang ahli muda dan ahli madya di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, pada Rabu (14/6/2023).
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan jabatan fungsional jenjang ahli muda dan ahli madya di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, pada Rabu (14/6/2023).

 

 

ABATANEWS, MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan jabatan fungsional jenjang ahli muda dan ahli madya.

Baca Juga : Jokowi Mendadak Panggil Pj Gubernur Sulsel, Bahas Pengembangan Megapolitan Stadion dan Hinterland

Penyerahan SK ini, terhadap 856 Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Pemprov Sulsel di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, pada Rabu (14/6/2023).

Adapun rinciannya ada 34 jenis jabatan fungsional, dengan kelompok jabatan fungsional tenaga pendidik 734 orang, tenaga kesehatan 84 orang dan tenaga teknis lainnya sebanyak 38 orang.

“Kita ingin Sumber Daya Manusia (SDM) dari tenaga fungsional ini terus diperhatikan, terutama untuk guru,” kata Andi Sudirman usai menyerahkan SK ke perwakilan PNS.

Baca Juga : Pemprov Sulsel Akui Huadi Group Serap SDM Lokal dan Tekan Kemiskinan

Andi Sudirman menyebut keberadaan tenaga fungsional seperti guru sangat penting. Terutama untuk memajukan sektor pendidikan di Sulsel dengan menciptakan calon pemimpin handal.

“Bisa saja anak-anak sekolah yang kita ajar sekarang, nantinya adalah generasi yang bisa jauh lebih hebat,” sebutnya.

“Kita berdoa, di masa depan akan lahir para pemimpin-pemimpin yang kuat. Yang mau memperhatikan semuanya, dan rumusnya hanya satu, mengajarnya ikhlas,” sambung Andi Sudirman.

Baca Juga : Soal Stadion, Tokoh Masyarakat Sulsel, Pj Bahtiar Mewujudkan Impian Yang Hilang

Turut Hadir Plt Sekretaris Daerah Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang; Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Sukarniaty Kandolele dan Kepala Dinas Pendidikan Iqbal Nadjamuddin.

Penulis : Wahyuddin
Komentar