Kamis, 10 Maret 2022 15:24

Fatwa MUI: Rapatkan Kembali Saf Salat

Ilustrasi salat berjamaah.
Ilustrasi salat berjamaah.

ABATANEWS, JAKARTA – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa baru perihal aktivitas salat berjamaah. MUI sepakat, salat berjamaah kembali dirapatkan. Hal ini diputuskan menyusul kasus Covid-19 yang terus menurun belakangan ini.

“Dengan demikian, salat berjemaah kembali pada aturan semula, dirapatkan. Merapatkan saf saat berjemaah dengan tetap menjaga kesehatan,” ujar Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Niam Sholeh, pada Kamis (10/3/2022).

Baca Juga : Wacana Pemberian Bansos ke Korban Judi Online, MUI: Masa Iya Kita Prioritaskan Mereka?

Selain itu, fatwa MUI mempertimbangkan kebijakan pemerintah yang melonggarkan aktivitas pembatasan sosial di berbagai daerah. Hal ini juga yang membuat aktivitas perekonomian kembali dihidupkan secara perlahan.

“Fatwa tentang kebolehan perenggangan saf ketika salat itu merupakan rukhshah atau dispensasi karena ada udzur mencegah penularan wabah. Dengan melandainya kasus serta adanya pelonggaran aktivitas sosial, termasuk aturan jaga jarak di dalam aktivitas publik, maka udzur yang menjadi dasar adanya dispensasi sudah hilang,” katanya.

Selain itu, MUI juga sepakat aktivitas keagamaan di masjid dan perkantoran bisa kembali berjalan secara normal. Sehingga aktivitas keagamaan di moment Ramadan bisa kembali semarak.

Baca Juga : Diizinkan Jokowi, WALHI Sulsel Minta Ormas Agama Tidak Berbisnis Tambang

“Sebentar lagi kami akan memasuki Bulan Ramadan. Untuk itu, umat Islam perlu mempersiapkan diri lahir batin sebaik-baiknya. Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan ibadah dan syiar keagamaan serta membangun solidaritas sosial. Kita optimalkan syiar tetapi tetap waspada dan disiplin menjaga kesehatan,” jelas Niam.

Penulis : Wahyuddin
Komentar