Jumat, 05 Juli 2024 12:17

Fakta-Fakta Unik Malam 1 Syuro yang Jatuh pada 6 Juli 2024

Fakta-Fakta Unik Malam 1 Syuro yang Jatuh pada 6 Juli 2024

ABATANEWS, JAKARTA — Malam 1 Syuro, yang tahun ini jatuh pada 6 Juli 2024, adalah momen yang penuh makna dan ritual bagi masyarakat Jawa, khususnya yang masih memegang tradisi leluhur. Malam ini dianggap sakral dan memiliki berbagai keunikan yang menarik untuk disimak. Berikut adalah beberapa fakta unik terkait Malam 1 Syuro:

1. Ritual Larung Saji

Salah satu tradisi yang paling terkenal adalah ritual larung saji, di mana masyarakat Jawa mempersembahkan berbagai sesaji ke laut atau sungai. Ritual ini dipercaya sebagai bentuk syukur dan permohonan perlindungan dari berbagai marabahaya.

2. Pengajian dan Zikir

Di berbagai daerah, terutama di pesantren-pesantren, malam 1 Syuro dirayakan dengan pengajian dan zikir. Umat Islam berkumpul untuk berdoa dan memperingati awal tahun baru Islam.

3. Tradisi Kirab

Beberapa daerah juga mengadakan kirab atau arak-arakan yang menampilkan berbagai simbol budaya Jawa. Kirab ini biasanya melibatkan kesenian tradisional seperti wayang kulit, tari-tarian, dan musik gamelan.

4. Pantangan dan Larangan

Malam 1 Syuro juga dikenal dengan berbagai pantangan, seperti tidak boleh mengadakan pesta atau pernikahan. Masyarakat percaya bahwa melanggar pantangan ini dapat membawa sial atau nasib buruk.

5. Ruwatan

Upacara ruwatan juga sering diadakan pada malam ini. Ruwatan adalah ritual untuk membersihkan diri dari segala macam keburukan dan nasib buruk. Biasanya dilakukan oleh dalang dengan pementasan wayang kulit khusus.

Perbedaan Malam 1 Syuro dan 1 Muharram

Meskipun Malam 1 Syuro dan 1 Muharram sering dianggap sama karena keduanya menandai awal tahun baru Islam, ada beberapa perbedaan penting antara keduanya:

Asal Usul Nama:

1 Muharram adalah nama bulan pertama dalam kalender Hijriyah yang digunakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Sementara itu, istilah “1 Syuro” berasal dari budaya Jawa dan merupakan adaptasi dari bulan Muharram dalam kalender Hijriyah.

Ritual dan Tradisi:

Di luar Jawa, 1 Muharram biasanya dirayakan dengan kegiatan keagamaan seperti doa bersama dan pengajian. Namun, di Jawa, Malam 1 Syuro dipenuhi dengan berbagai ritual budaya seperti larung saji, kirab, dan ruwatan yang memiliki nuansa mistis dan tradisional.

Penekanan Makna

1 Muharram lebih berfokus pada aspek spiritual dan keagamaan sebagai awal tahun baru Islam. Sedangkan Malam 1 Syuro di Jawa tidak hanya dilihat dari sisi religius, tetapi juga dari sisi tradisi dan budaya yang kental dengan kepercayaan lokal.

Dengan demikian, Malam 1 Syuro pada 6 Juli 2024 bukan hanya sekadar penanda tahun baru Islam, tetapi juga merupakan perayaan budaya yang kaya dengan berbagai tradisi dan keunikan lokal masyarakat Jawa.

Penulis : Azwar
Komentar