Sabtu, 08 Mei 2021 16:35

Fadjroel Posting Bipang Beras usai Jokowi Sarankan Beli Bipang Ambawang

Fadjroel Rahman
Fadjroel Rahman

ABATANEWS – Setelah heboh video Presiden Jokowi yang sarankan beli bipang ambawang, Jubir Presiden Fadjroel Rahman seolah ingin mengklarifikasi bipang yang disebut Jokowi.

Fadjroel memposting kue bipang/jipang yang disebutnya kue dari beras dan menjadi kesukaannya sejak kecil.

Baca Juga : Tegaskan Bahaya Judi Online, Jokowi: Satgas Segera Terbentuk

“Ini BIPANG atau JIPANG dari beras. Makanan kesukaan saya sejak kecil hingga sekarang. BIPANG atau JIPANG dari beras ini memang makanan hit sampai sekarang ya. Nuhun ~ #BungFADJROEL #Bipang,” ujarnya, Sabtu (8/5/2021).

Baca Juga : Jokowi Optimis Upacara HUT Ke-79 RI di IKN Bisa Dilaksanakan

Namun sejumlah netizen mengklarifikasi balik. Menurut mereka, yang disebut Presiden Jokowi dalam video yang beredar sangat spesifik yaitu Bipang Ambawang dari Kalimantan. Makanan ini merujuk pada makanan nonhalal bagi kaum muslim yakni babi panggang (bipang).

“Di video itu yang disebut BIPANG AMBAWANG dari Kalimantan. Spesifik. Yang adalah babi panggang. Bipang berbahan beras itu dalam bahasa Banjar kita sebut “walatih” atau “walatih bepang”. Saran saya kalau harus ada juga cemilan Kalimantan disebut, pilih DODOL KANDANGAN.” tulis akun juru baca.

Baca Juga : Diizinkan Jokowi, WALHI Sulsel Minta Ormas Agama Tidak Berbisnis Tambang

Pernyataan Presiden Jokowi menuai viral di media sosial lantaran menyebut Bipang Ambawang sebagai oleh-oleh khas Lebaran. Video ini lantas menuai kehebohan lantaran tak cocok untuk konteks Lebaran yang dirayakan umat Islam.

“Untuk Bapak/Ibu dan saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasannya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, empek-empek Palembang, bipang ambawang dari Kalimantan dan lain-lainnya tinggal pesan, dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah,” kata Jokowi dalam video tersebut

Komentar