Rabu, 20 September 2023

Efek Kekeringan, BPBD Maros Salurkan 160 Tangki Air Bersih ke Warga

Efek Kekeringan, BPBD Maros Salurkan 160 Tangki Air Bersih ke Warga

ABATANEWS, MAROS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros, telah menyalurkan 160 tangki air bersih kepada warga terdampak.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPBD Maros Fadli, ia menyebut penyaluran air bersih ini sudah dilakukan sejak bulan Agustus lalu.

“Penyaluran dilakukan sejak Agustus lalu, menyasar daerah terdampak kekeringan paling parah,” ujarnya, Rabu (20/8/2023).

Baca Juga : 111 Warga Maros Pilih Mundur dari PKH, Tak Lagi Bergantung Bansos

Lanjut dikatakan Fadli hingga saat ini sudah ada tiga wilayah yang mengalami krisis air cukup parah.

Tiga kecamatan ini, kata dia, mayoritas berada di wilayah pesisir Maros.

“Kita prioritas di kecamatan pesisir yakni Bontoa, Lau dan Maros Baru,” ungkapnya.

Baca Juga : Bupati Chaidir Syam Tunjuk Nuryadi Isi Jabatan Plt Kadis Perikanan Maros

Ia menambahkan tiap harinya pihaknya menyalurkan sebanyak enam tangki berisi 5 ribu liter.

“Jadi sekitar 30 ribu liter air tersalurkan tiap hari di desa atau kelurahan. Jadi sampai saat ini itu sudah ada sekitar 160 tangki yang disalurkan,” tambahnya.

Penyaluran air bersih dipusatkan kawasan pemukiman warga yang telah ditentukan oleh pemerintah desa atau kelurahan setempat.

Baca Juga : Pemkab Maros Ubah Pola Kerja dan Mobilitas ASN, Hemat Rp2,2 Miliar

“Tempat penyalurannya ditentukan oleh pemerintah setempat, umumnya kawasan pemukiman warga yang memang membutuhkan air bersih,” sebutnya.

Sementara itu, Bupati Maros Rp 2 Miliar Biaya Tak Terduga (BBT) untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau ini.

Anggaran ini, salah satunya digunakan untuk penyaluran air bersih kepada warga.

Baca Juga : Maros Juara Umum MTQ XXXIV, Makassar Posisi Kedua

“Saat ini kita lagi menggunakan dan memanfaatkan dan BTT kita untuk penyaluran air bersih dan bantuan kekeringan,” katanya.

Saat ini, anggaran masih tersisa Rp 1,5 M.

Rencananya, Pemda Maros akan membuat sumur bor di beberapa wilayah yang terdampak kemarau yang cukup parah.

Baca Juga : Ribuan Warga Padati Final MTQ Sulsel Tingkat Nasional di Maros

Sumur bor ini dianggap mengatasi kekeringan ekstrim yang terjadi di Maros.

“Kita lagi melihat juga potensi-potensi yang bisa dibuatkan sumur bor, termasuk di sektor pertanian untuk kegiatan pompanosasi,” terangnya.

Penulis : Azwar
Komentar