Senin, 04 Juli 2022

Dikalahkan Borneo dan Gagal ke Semifinal, Pelatih PSM Saran Perlunya VAR

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares saat mengikuti sesi official statement jelang melawan Persik Kediri, Sabtu (18/6/2022). (foto: Official PSM Makassar)
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares saat mengikuti sesi official statement jelang melawan Persik Kediri, Sabtu (18/6/2022). (foto: Official PSM Makassar)

ABATANEWS, MAKASSAR PSM Makassar kalah atas Borneo FC 1-2 di babak 8 besar Piala Presiden, pada Ahad (3/7/2022) malam.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares mengucapkan selamat kepada Borneo. Walaupun, ia menaruh sedikit rasa kecewa terhadap beberapa keputusan wasit saat memimpin laga di Stadion Segiri, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

“Seperti saya ceritakan dan sampaikan di pre match press conference kemarin (Sabtu 3 Juli) bahwa, PSM tak pernah menang lawan Borneo FC sejak 2018. Saya bisa mengerti sekarang, kenapa itu bisa terjadi,” akunya saat konferensi pers usai pertandingan.

Baca Juga : PSM Terancam Terperosok ke Posisi 14 Klasemen Super League Usai Dihajar Bali United

“Saya tidak komplain terhadap wasit, dan saya akan mengucapkan selamat kepada Borneo,” sambungnya.

Pelatih berpaspor Portugal ini menilai, Indonesia memiliki sepak bola fantastis, suporter fantastis dan pemain fantastis.

Namun, sepak bola Indonesia butuh asisten wasit video atau VAR untuk tingkatkan kualitas sepak bola.

Baca Juga : Lawan Bali United, Misi PSM Makassar Putus Rekor Tiga Kekalahan Beruntun

Saat wasit mengambil keputusan, terkadang keputusan asistennya tidak sama dengan keputusan diambil.

“Kalau memang negeri ini (Indonesia) ingin meningkatkan kualitas sepak bola, sepak bola di sini butuh VAR,” tegas Bernardo Tavares.

Seperti disampaikan saat pre match press conference, Bernardo Tavares ingin lawan satu tim ketika bertemu Borneo FC.

Baca Juga : Bali United Percaya Diri Kalahkan PSM Makassar

Namun kenyataannya, timnya seperti melawan dua tim.

“Seperti saya sampaikan kemarin ketika pre match, bahwa saya ingin melawan satu tim, tapi hari ini kita lawan dua tim,” katanya.

Penulis : Wahyuddin
Komentar