Minggu, 04 Oktober 2026

Bupati Takalar Dampingi Kepala BGN Resmikan Dapur SPPG Wilayah 3T di Takalar

Bupati Takalar Dampingi Kepala BGN Resmikan Dapur SPPG Wilayah 3T di Takalar

ABATANEWS, TAKALAR — Bupati Takalar Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye menghadiri peresmian pengoperasian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi di kawasan Indonesia Timur.

Peresmian tersebut berlangsung di Dapur SPPG Desa Timbuseng, Kecamatan Polongbangkeng Timur (Poltim), Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang melakukan kunjungan kerja sekaligus meninjau kesiapan Dapur SPPG dalam mendukung pelaksanaan program pemenuhan gizi nasional.

Baca Juga : Peduli Pramuka, Bupati Takalar Gelar Lomba Maju Pramuka

Turut hadir Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan bersama jajaran pemerintah daerah dan pihak terkait.

Dalam kunjungannya, Sudaryono meninjau secara langsung kesiapan infrastruktur, proses pengolahan makanan, hingga sistem distribusi makanan dari dapur pelayanan gizi kepada penerima manfaat.

Ada tiga aspek utama yang menjadi perhatian Kepala BGN, yakni standar higienitas dan kelayakan fasilitas, pemanfaatan produk lokal, serta ketepatan waktu distribusi.

Baca Juga : PB HIPERMATA Apresiasi Dukungan Bupati Takalar Terhadap Kegiatan Kepemudaan

Dari sisi higienitas, seluruh peralatan, area pengolahan, hingga proses memasak harus memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan sehingga makanan yang disalurkan kepada masyarakat, khususnya anak-anak, tetap aman dan berkualitas.

Sementara dari sisi bahan baku, BGN mendorong agar Dapur SPPG memanfaatkan produk lokal seperti beras, telur, sayuran, hasil peternakan dan perikanan masyarakat Takalar.

Pemanfaatan produk lokal tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga membuka ruang bagi peningkatan pendapatan petani, peternak dan nelayan.

Baca Juga : Pemkab Takalar Matangkan Proyek PLTS 100 MW Bersama PLN

Aspek berikutnya adalah distribusi tepat waktu. Alur logistik terus disempurnakan agar makanan dapat diterima sekolah dan titik penyaluran dalam kondisi baik, sesuai standar pelayanan yang ditetapkan.

Kepala BGN juga menegaskan pentingnya sinergi dengan Kementerian Pertanian untuk memastikan ketersediaan bahan baku utama program, mulai dari beras, telur, sayuran hingga daging.

Dengan dukungan produksi pangan daerah, kebutuhan bahan baku diharapkan dapat dipenuhi secara berkelanjutan dan melibatkan potensi pangan lokal.

Baca Juga : Bupati Takalar Kumpulkan 24 Pesantren Lewat Festival Seni dan Kreativitas

Kehadiran Dapur SPPG di Kecamatan Polongbangkeng Timur mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kabupaten Takalar dan masyarakat.

Program tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mendukung percepatan penanganan stunting.

Komentar