ABATANEWS, SOLOK – Banjir bandang menerjang Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) hingga mengakibatkan sejumlah orang mengalami luka dan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.
Banjir tersebut menerjang sejumlah kantor pemerintahan dan rumah warga di sekitar Kompleks Perkantoran Bupati Solok, Arosuka, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang pada Senin malam (21/9/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok, Khairul, menyampaikan bahwa tiga korban cedera tengah mendapatkan perawatan medis di RSUD Arosuka. Sementara itu, satu korban lainnya harus dirujuk ke Rumah Sakit Semen Padang (SPH) di Padang.
Baca Juga : 3 Ribu Lebih Sekolah Terdampak Bencana Aceh dan Sumatra Telah Terima Bantuan Revitalisasi, Nilainya Rp2,9 T
“Berdasarkan pendataan awal, terdapat empat korban luka. Tiga orang ditangani di RSUD Arosuka dan satu orang dirujuk ke SPH Padang,” ungkap Khairul dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/9/2026).
Tak hanya mengakibatkan korban cedera, BPBD Kabupaten Solok juga mencatat sebanyak sembilan kepala keluarga dengan total 32 jiwa harus dievakuasi lantaran terdampak banjir bandang tersebu.
Khairul menambahkan, para penyintas bencana kini telah ditampung di dua titik pengungsian yang difasilitasi oleh pemerintah daerah setempat. Selain pemukiman, ia mengungkapkan bahwa 11 fasilitas perkantoran pemerintah turut terkena dampak banjir bandang.
Baca Juga : Pemulihan Pasca Bencana, Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Produksi di 12 Kabupaten di Sumbar
“Kami juga menginventarisasi kerusakan kendaraan warga, meliputi 21 unit mobil dan tujuh unit sepeda motor,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengatakan beberapa kantor pemerintahan terdampak cukup parah. Di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Kesehatan, Badan Keuangan Daerah (BKD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), Bapelitbang.
“Hingga kawasan DPRD Kabupaten Solok. Kemudian Dinas PUPR, Kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang termasuk DPRD terdampak parah,” papar Jon.
Baca Juga : Polri Target Bangun 569 Sumur Bor Pasca Bencana di Sumatera, Baru Terealisasi 249 Titik
Pemkab Solok bersama TNI, Polri, dan BPBD lanjut Jon masih melakukan evakuasi terhadap warga yang rumahnya terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kondisi yang lebih buruk.
Selain itu, pemkab Solok masih melakukan pendataan terhadap rumah, fasilitas pemerintahan, dan fasilitas lainnya yang terdampak banjir bandang.
“Kami juga tengah menyiapkan posko pengungsian sementara untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan atau terdampak banjir,” pungkas dia.