ABATANEWS, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar menggelar sosialisasi program PAMUNGKAS (Pajak Mulia Membangun Kota Makassar) di Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan ini dihadiri sekitar 50 warga, tokoh masyarakat, serta jajaran Ketua RT dan RW dari tiga kelurahan di wilayah kepulauan tersebut.
Kegiatan digelar di Kantor Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Pulau Barrang Lompo, dengan menghadirkan Kepala UPT PBB-P2 Bapenda Kota Makassar, Indirwan Dermayasair, S.T, bersama Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar, Akhyar Ansyari, S.T., serta Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar.
Baca Juga : Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Hadiri Rapimnas dan HUT ke-48 FKPPI di Jakarta
Sosialisasi ini merupakan bagian untuk menguji efektivitas sistem pendataan mandiri berbasis digital di wilayah pesisir dan kepulauan.

Sosialisasi program Pamungkas di Kepulauan Sangkarrang.
Kondisi geografis Kepulauan Sangkarrang yang hanya bisa dijangkau lewat jalur laut selama ini menjadi kendala tersendiri bagi warga dalam mendaftarkan maupun memutakhirkan data objek pajak mereka ke daratan Kota Makassar.
Baca Juga : Urai Antrean BBM, Pemkot Makassar Akan Berlakukan Truk dan Bus Antre Pukul 21.00–05.00 WITA
Indirwan Dermayasair menjelaskan, dalam kegiatan tersebut, warga dipandu mengisi data subjek dan objek pajak serta mengunggah dokumen pendukung secara mandiri melalui aplikasi mobile maupun web.
Selain pendaftaran objek pajak baru, tim juga melakukan pendataan ulang terhadap objek pajak yang sudah ada, termasuk mencocokkan perubahan fungsi bangunan di lapangan, seperti rumah warga yang kini beralih fungsi menjadi warung atau penginapan wisata pulau.
Akhyar Ansyari selaku Tim Ahli Pemerintah Kota Makassar menegaskan, akurasi data menjadi kunci keberhasilan program ini.
Baca Juga : Imbas Antrean Panjang di SPBU di Makassar, Wali Kota Munafri Ambil Keputusan Siswa SD-SMP Belajar Dari Rumah
“Basis data PBB-P2 yang akurat dan ter-update ini penting supaya kebijakan pajak daerah ke depan lebih tepat sasaran, termasuk untuk wilayah kepulauan yang selama ini sering luput dari pendataan,” katanya.
Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, menyambut baik kehadiran tim Bapenda di wilayahnya. Ia berharap program ini terus berlanjut mengingat keterbatasan akses warga pulau ke layanan pemerintah di daratan.
Salah satu Ketua RW di Pulau Barrang Lompo yang turut hadir mengapresiasi pendampingan yang diberikan. “Kehadiran inovasi Pamungkas dapat menjadi jembatan yang mempermudah proses pembayaran pajak bagi masyarakat kepulauan,” pungkasnya.