TVRI Bebaskan Lisensi Nobar Piala Dunia 2026

ABATANEWS.COM – Televisi Republik Indonesia (TVRI) mengeluarkan kebijakan yang sangat berpihak kepada masyarakat. Pasalnya, kegiatan nobar Piala Dunia 2026 bebas dilaksanaka tanpa harus membayar.
Kebijakan TVRI ini swbagai langkah mendukung ekonomi selama gelaran piala dunia sebulan penuh. Langkah TVRI dinilai tidak hanya menjamin kepastian hukum atas pemanfaatan hak siar, tetapi juga membuka ruang partisipasi publik yang luas.
Direktur Utama LPP TVRI Iman Brotoseno menyebut program nobar merupakan bagian dari misi TVRI menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi selama perhelatan Piala Dunia 2026.
“TVRI membuka ruang seluas-luasnya bagi pemerintah pusat dan daerah, komunitas, organisasi masyarakat, hingga warung dan pelaku UMKM untuk menggelar nobar, termasuk menggandeng sponsor lokal,” kata Iman Brotoseno dalam keterangan tertulisnya dikutip Sabtu (17/1/2026).
Sementara itu, Direktur Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkum, Arie Ardian Rishadi, menilai kebijakan tersebut memberikan kepastian hukum atas pemanfaatan hak siar sekaligus membuka ruang partisipasi publik yang luas dengan tetap menghormati prinsip pelindungan kekayaan intelektual.
“Kebijakan ini menjadi contoh praktik baik dalam pengelolaan hak cipta dan hak terkait di sektor penyiaran,” ujar Arie.
Menurut dia, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia telah menunjukkan komitmen mengelola kekayaan intelektual secara bertanggung jawab. Pembebasan biaya lisensi nobar dinilai menjadi edukasi publik penting bahwa kegiatan tersebut tetap harus berada dalam koridor hukum.
Arie menegaskan kepastian izin dari pemegang hak siar merupakan kunci mencegah pelanggaran kekayaan intelektual. Kebijakan TVRI, kata dia, juga membuktikan bahwa pelindungan hak siar tidak menghambat aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.