Sulsel Borong Dua Penghargaan Kemendagri, Dana Insentif Rp2 Miliar Diusulkan untuk Program Rumah Tak Layak Huni

ABATANEWS, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi. Tidak tanggung-tanggung, Sulsel memboyong dua piala penghargaan sekaligus dalam gelaran yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kota Makassar, Jumat (18/9/2026).
Di bawah nahkoda Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, Sulsel berhasil menyabet predikat Terbaik Pertama pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri tingkat provinsi, mengungguli Sulawesi Tenggara yang berada di posisi kedua.
Prestasi serupa juga ditorehkan pada kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah Subsidi, di mana Sulsel kembali dinobatkan sebagai yang terbaik, melampaui Provinsi Sulawesi Barat di urutan kedua.
Capaian ganda ini membawa berkah finansial dan program nyata bagi masyarakat. Sulsel berhak menerima kucuran dana insentif sebesar Rp2 miliar dari Kemendagri untuk sektor pengelolaan lingkungan, serta alokasi bantuan pemugaran 300 unit rumah tidak layak huni.
“Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi penghargaan dari Kemendagri ini. Apresiasi ini semakin bernilai karena disertai dana insentif yang dapat kami manfaatkan langsung untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Gubernur Andi Sudirman.
Gubernur menjelaskan bahwa dana insentif senilai Rp2 miliar tersebut rencananya akan dialokasikan penuh untuk memperluas jangkauan program bedah rumah bagi warga kurang mampu. Skema porsi anggaran fisik per unit rumah akan disesuaikan agar bangunan dapat berdiri secara utuh dan layak huni, ditambah dengan sokongan dana pendamping dari APBD Provinsi.
Menyinggung tata kelola lingkungan, Andi Sudirman membeberkan bahwa Sulsel saat ini bertengger di peringkat kedua nasional di bawah Jawa Timur versi Kementerian Lingkungan Hidup. Pihaknya bertekad terus melahirkan terobosan progresif, seperti perluasan Tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS 3R) hingga penataan Pusat Daur Ulang Sampah (PDSL).
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa penilaian Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 dibagi ke dalam enam zona wilayah berbasis kapasitas fiskal daerah.
“Semoga penghargaan ini memicu semangat para kepala daerah se-Sulawesi untuk terus berinovasi dan menghadirkan pelayanan publik yang prima,” tutur Mendagri Tito.