Sederet Ujian Persita di Parepare Jelang Hadapi PSM, Latihan di Lapangan Mini Soccer hingga Lintas Jalur Darat 150 Km

Sederet Ujian Persita di Parepare Jelang Hadapi PSM, Latihan di Lapangan Mini Soccer hingga Lintas Jalur Darat 150 Km

ABATANEWS, PAREPARE – Juru taktik Persita Tangerang, Carlos Pena, melayangkan keberatan keras terkait situasi tidak ideal yang dialami skuad dan jajaran offisial menjelang laga tandang kontra PSM Makassar pada pekan ketiga Super League 2026-2027, Sabtu (19/9/2026).

Tantangan pertama yang disoroti juru racik strategi asal Spanyol tersebut adalah melelahkannya rute perjalanan menuju Stadion BJ Habibie, Kota Parepare. Pasalnya, sesampainya di Bandar Udara Makassar, rombongan tim masih wajib menempuh rute darat sejauh 150 hingga 155 kilometer untuk tiba di lokasi pertandingan.

Padahal, Carlos Pena menilai anak asuhnya telah menjalani tahapan persiapan secara optimal sebelum bertolak ke Sulawesi Selatan. Masa pemulihan fisik (recovery) pascalaga sebelumnya pun dinilai sangat memadai untuk mengembalikan kesegaran para pemain.

“Namun, perjalanan panjang dan proses persiapan di Parepare jauh dari kata mudah,” tutur Carlos Pena dalam sesi konferensi pers jelang laga, Jumat (18/9/2026).

Setibanya di Parepare setelah perjalanan darat yang menguras energi, persoalan baru muncul terkait kelayakan fasilitas latihan. H-1 jelang pertandingan, skuad Laskar Cisadane terpaksa hanya bisa menggelar sesi latihan di atas permukaan rumput sintetis.

Carlos Pena menegaskan bahwa manajemen klub telah mengucurkan investasi besar demi mendaratkan pilar-pilar berkualitas. Oleh sebab itu, tersedianya fasilitas latihan yang memadai menjadi krusial agar tim mampu menyajikan tontonan sepak bola yang bermutu bagi para pencinta bola.

“Saya tidak paham siapa yang mengambil keputusan ini. Hari ini kami terpaksa berlatih di lapangan rumput sintetis mini soccer. Kami bahkan tidak diizinkan menggelar latihan resmi di stadion utama yang jaraknya hanya 10 menit dari tempat kami menginap,” keluhnya.

Nada serupa diutarakan penyerang Persita, Alexandre Ramalingom. Penyerang tajam ini menyayangkan kondisi fasilitas latihan yang dinilainya tidak ideal untuk persiapan laga profesional. Kendati demikian, ia menjamin seluruh pemain tetap memiliki daya juang tinggi untuk memetik hasil positif dari kandang Juku Eja.

“Ini bukan alasan. Seperti yang disampaikan pelatih, berlatih di lapangan sintetis berukuran kecil memang kurang realistis untuk persiapan pertandingan resmi. Namun, kami siap 200 persen dan akan bertarung mati-matian demi mengamankan poin,” tegas Alexandre.

Berita Terkait
Baca Juga