PSM Makassar Tuntaskan Sanksi FIFA, Siap Tampil Skuad Penuh di Super League 2026/2027

ABATANEWS, MAKASSAR – Manajemen PSM Makassar memastikan sanksi registration bans (larangan pendaftaran pemain selama tiga periode) dari FIFA telah diselesaikan. Dengan begitu, tim berjuluk Juku Eja ini dipastikan dapat mendaftarkan seluruh rekrutan terbarunya untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.
Manajer PSM Makassar, Muhammad Nur Fajrin, menjelaskan bahwa klub sebelumnya dijatuhi dua gugatan. Saat ini, kedua permasalahan tersebut telah dituntaskan melalui pembayaran kewajiban kepada pihak terkait.
“Tapi tidak langsung (selesai). Karena proses pembayaran rekeningnya menggunakan mata uang USD, makanya membutuhkan waktu. Apalagi ada perbedaan zona waktu antara Makassar dan kantor pusat FIFA,” ujar Fajrin.
Berdasarkan pantauan di laman resmi FIFA pada kanal registration bans, Rabu (2/9/2026) siang, status sanksi per 22 Mei 2026 telah dihapus. Saat ini hanya menyisakan satu daftar gugatan tertanggal 7 Juli 2026 yang sedang diproses.
Menanggapi hal tersebut, Media Officer PSM Makassar, Sulaiman Abdul Karim, menyakini bahwa sisa daftar sanksi yang masih terlihat merupakan kendala pembaruan data semata.
“Ya, biasanya masalah administrasi saja. Kami sudah melakukan pembayaran penuh dan saat ini tinggal menunggu laporan resmi dicabut oleh FIFA,” jelas Sulaiman.
Dengan rampungnya sanksi FIFA ini memastikan PSM Makassar dapat menurunkan kekuatan penuh saat bertandang ke markas Persib Bandung pada laga pembuka Super League. Duel sengit tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat pada Minggu (6/9/2026).
Diketahui, total pemain PSM saat ini berjumlah 30 termasuk pilar akademi yang dipromosikan ke tim senior. Manajemen Juku Eja dikabarkan masih aktif di bursa transfer untuk berburu satu pemain asing tambahan demi memaksimalkan kuota 11 pemain asing sesuai regulasi resmi ILeague musim ini.