Perayaan Juara PSG Berujung Bentrok dengan Polisi, 426 Orang Ditangkap

ABATANEWS, PARIS — Pihak berwenang Prancis menahan ratusan penggemar selama perayaan setelah kemenangan Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions.
Tak hanya di Paris, insiden keributan disebut juga terjadi di kota-kota lain di seluruh negeri.
Melansir laman Anadolu, Minggu (31/5/2206), pendukung PSG berkumpul dalam jumlah besar setelah klub tersebut mengalahkan Arsenal di final di Budapest.
Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez mengatakan 426 orang telah ditangkap di seluruh negeri hingga Minggu pagi, termasuk 238 di Paris. Ia mengatakan tujuh petugas polisi terluka, satu di antaranya serius di kota Agen.
“Insiden dilaporkan di sekitar 15 kota, termasuk Rennes, Clermont-Ferrand, Grenoble, dan Toulouse, menurut pihak berwenang. Gangguan termasuk kerusakan pada bisnis, kendaraan, dan properti publik,” tulis media tersebut.
Di Paris, ribuan pendukung berkumpul di Champs-Elysees dan di bagian lain ibu kota untuk merayakan. Polisi melakukan penangkapan dan menyita kembang api dan alat piroteknik, kata para pejabat.
Le Monde melaporkan bahwa polisi juga menanggapi insiden di Toulouse, di mana kelompok-kelompok merusak etalase toko dan properti lainnya. Petugas kemudian menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa dan melakukan penangkapan.
Pihak berwenang mengatakan parade kemenangan untuk PSG diperkirakan akan diadakan pada hari Minggu di Paris, dengan puluhan ribu orang diperkirakan akan hadir. Presiden Emmanuel Macron juga dijadwalkan untuk menerima tim di Istana Elysee.
PSG mempertahankan gelar Liga Champions pada hari Sabtu setelah mengalahkan Arsenal 4-3 dalam adu penalti setelah hasil imbang 1-1 di final di Puskas Arena Budapest.