Pemda Lutra Tuntaskan Penyerahan Huntap ke Penyintas Banjir Bandang, Totalnya 965 Unit

Pemda Lutra Tuntaskan Penyerahan Huntap ke Penyintas Banjir Bandang, Totalnya 965 Unit

ABATANEWS, LUTRA – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali menyerahkan 98 unit Hunian tetap (Huntap) 6kepada penyintas banjir bandang yang terjadi pada 13 Juli 2020 lalu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara, Muslim Muhctar menyebutkan 98 unit huntap tersebut diperuntukkan bagi penyintas dari Kelurahan Bone dan Bone Tua.

“70 penyintas dari Kelurahan Bone mendapat huntap, masing-masing 32 orang di lahan Pombakka dan 38 orang di lahan Porodoa. Sementara 28 orang penyintas asal Bone Tua mendapat lahan di Pombakka sebanyak 8 orang sisanya 20 orang di lahan Porodoa,” ucapnya dalam keterangannya, Sabtu (5/8/2023).

Muslim menjelaskan, penyerahan huntap tersebut merupakan bantuan pembangunan oleh Badan Nasional Penanggung Bencana (BNPN) yang merupakan rangkaian akhir dari seluruh proses penyerahan huntap bagi penyintas banjir bandang di Luwu Utara.

“Dengan tersalurkannya bantuan ini maka total huntap yang terbangun melalui anggaran BNPB sebanyak 843 unit dari rencana 897 unit. Adapun anggaran BNPB untuk 54 unit Huntap dikembalikan setelah validasi yang dilakukan terdapat data ganda,” jelas Muslim.

Sementara Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani menuturkan, penyerahan huntap ini berkat usulan Pemkab melalui BPBD dan sejumlah stakeholder terkait dalam memfasilitasi turunnya anggaran pembangunan.

“Kita patut bersyukur, sebab Luwu Utara menjadi salah satu kabupaten yang pemulihannya terbilang sangat cepat. Di Palu misalnya penyaluran huntap bagi warga penyintasnya masih sangat rendah di banding kita yang sudah hampir 100 persen,” terang Istri Anggota DPR RI, Muhammad Fauzi ini.

Untuk itu, sebagai ucapan terima kasih, Indah berharap agar hunian ini segera dihuni dan dirawat.

“Silahkan ditambah bangunannya tanpa harus mengambil ruas jalan termasuk peruntukan untuk drainase, fasum, dan fasosnya. Luas hunian tetap adalah 8×13 m,” tandasnya.

Diketahui, selain 843 total huntap yang terbangun melalui dana BNPB, tercatat ada 72 unit di lahan Porodoa oleh Kementerian PUPR, 40 unit di Belakang Rumah Sakit oleh Pemprov Sulsel dan 10 unit di lahan Persekutuan Gereja Sinode Petambua/Radda.

Sehingga total hunian tetap yang terbagun secara keseluruhan dan telah disalurkan ke penyintas banjir bandang sebanyak 965 unit.

Berita Terkait
Baca Juga