Korban Kedua Terseret Air Bah di Sungai Kalimborang Maros Ditemukan Meninggal Dunia 

Korban Kedua Terseret Air Bah di Sungai Kalimborang Maros Ditemukan Meninggal Dunia 

ABATANEWS, MAROS – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban kedua yang terseret arus di Sungai Kalimborang, Dusun Bahagia, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulsel. Adalah Ica (20) ditemukan meninggal dunia pada siang tadi, Selasa (31/3/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Arif Anwar menjelaskan korban ditemukan terdampar di bebatuan pada hari ketiga pencarian sekitar pukul 12.20 Wita. Korban ditemukan sekitar 7 kilometer dari lokasi kejadian.

“Proses evakuasi dilakukan pada pukul 13.00 Wita menuju puskesmas setempat. “Kami telah mengerahkan seluruh kemampuan dalam operasi ini bersama unsur terkait. Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban, semoga diberi ketabahan,” ucap Arif Anwar.

Total dua korban telah ditemukan sesuai lapiran awal. Sebelumnya, korban pertama atas nama Fajrin (20) telah ditemukan lebih dulu pada hari kedua pencarian sekitar pukul 12.00 Wita.

“Korban pertama ditemukan berjarak kurang lebih 4 kilometer dari titik awal kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi pada pukul 14.00 WITA ke Puskesmas Tompobulu, Kabupaten Maros,” jelas Arif.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasi, Andi Sultan menginbau kepada para wisatawan agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di alam terbuka.

“Untuk para wisatawan yang sering melakukan kegiatan wisata, khususnya di wilayah Tompobulu, kami mengimbau agar selalu waspada. Kejadian seperti ini sudah beberapa kali terjadi. Apalagi saat ini curah hujan di Kabupaten Maros cukup tinggi, sehingga berpotensi menimbulkan air bah secara tiba-tiba,” imbuh dia.

Adapun Operasi SAR ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Basarnas, TNI, Polri hingga, masyarakat sekitar dan potensi sar lainnya. Kondisi arus sungai yang deras serta medan yang cukup sulit menjadi kendala selama proses pencarian.

“Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR secara resmi dinyatakan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkas Andi Sultan.

Berita Terkait
Baca Juga