Fakultas Keperawatan Unhas Terima Kunjungan 21 Mahasiswa National University of Singapore

ABATANEWS, MAKASSAR – Seorang perawat tidak hanya dituntut memiliki keterampilan klinis yang mumpuni, tetapi juga mampu memahami bagaimana sistem pelayanan kesehatan bekerja dalam berbagai konteks.
Di tengah tantangan kesehatan yang semakin kompleks dan bersifat global, pengalaman belajar dari sistem kesehatan yang berbeda menjadi bagian penting dalam membentuk tenaga keperawatan yang adaptif, berpikir kritis, dan siap memberikan pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat.
Kesempatan belajar ini dimanfaatkan oleh mahasiswa Fakultas Keperawatan (FKep) Unhas saat menerima kunjungan akademik 21 mahasiswa dari Alice Lee Centre for Nursing Studies (ALCNS), Yong Loo Lin School of Medicine, National University of Singapore (NUS).
Kedua institusi saling bertukar pengetahuan, pengalaman, dan perspektif mengenai pendidikan keperawatan serta sistem pelayanan kesehatan di Indonesia dan Singapura.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FKep Unhas, Syahrul Said, S.Kep., Ns., M.Kes., Ph.D., mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum untuk membangun hubungan akademik yang lebih erat sekaligus membuka peluang kolaborasi yang berkelanjutan.
“Kami tidak hanya menyambut mahasiswa, tetapi juga membuka ruang pertukaran budaya dan pengalaman antara Singapura dan Indonesia, khususnya Makassar. Kami sedang membangun persahabatan baru dan berharap hubungan ini dapat berkembang menjadi kolaborasi di masa depan,” jelas Syahrul.
Interaksi antarmahasiswa dari dua negara memberikan kesempatan untuk saling mempelajari pendekatan pendidikan keperawatan, praktik klinik, hingga sistem pelayanan kesehatan yang berkembang di masing-masing negara.
Hal ini dapat memperkaya cara pandang mahasiswa dalam memahami peran perawat sebagai bagian penting dari sistem kesehatan yang terus berkembang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan Fakultas Keperawatan Unhas melalui pemutaran video profil institusi. Delegasi NUS kemudian mengunjungi Unhas TV dan Fakultas Kedokteran untuk melihat secara langsung lingkungan akademik serta fasilitas pembelajaran yang mendukung pendidikan tenaga kesehatan.
Mahasiswa dari kedua institusi selanjutnya mengikuti diskusi mengenai sistem pelayanan kesehatan di Indonesia dan Singapura.
Diskusi ini membantu mahasiswa memahami bagaimana kebijakan, budaya, dan kebutuhan masyarakat memengaruhi praktik keperawatan di setiap negara.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi skill exchange yang memungkinkan mahasiswa saling berbagi keterampilan dan pengalaman praktik keperawatan.
Selain memperkuat kompetensi teknis, sesi ini juga melatih kemampuan komunikasi lintas budaya, kolaborasi profesional, serta pengambilan keputusan yang menjadi bagian penting dari praktik keperawatan modern berbasis bukti (evidence-based nursing).
Melalui kunjungan akademik ini, FKep Unhas kembali memperkuat jejaring internasional dalam bidang pendidikan, penelitian, serta pertukaran dosen dan mahasiswa. Kegiatan penerimaan kunjungan akademik tersebut berlangsung di Gedung Fakultas Keperawatan.