Dorong Inklusi Keuangan di Baruga Sipakainge, Bapenda Makassar Dukung Penuh Kampanye QRIS BI

Dorong Inklusi Keuangan di Baruga Sipakainge, Bapenda Makassar Dukung Penuh Kampanye QRIS BI

ABATANEWS, MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar terus memperkuat komitmennya dalam mengawal percepatan digitalisasi sistem pembayaran di wilayah perkotaan. Langkah strategis ini kembali dipertegas lewat partisipasi aktif instansi dalam forum kolaborasi QRIS Jelajah Indonesia 2026, Jumat (5/6/2026).

Hadir mewakili instansi fiskal daerah, Kepala UPT Pusat Pengelolaan Data dan Informasi (PPDI) Bapenda Makassar, Ibnu Munzier Hasri Gani. Kegiatan yang mengusung tema besar “Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS” ini diselenggarakan di Ruang Rapat Baruga Sipakainge, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sulawesi Selatan, baru-baru ini.

Forum ini didesain sebagai wadah sinergi lintas institusi guna memacu perluasan ekosistem transaksi nontunai (cashless), dengan fokus intervensi pada sektor kuliner, pariwisata, serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.

Bagi Bapenda Kota Makassar, perluasan adopsi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) oleh Bank Indonesia bukan sekadar mempermudah transaksi konsumen, melainkan instrumen vital dalam mendorong transparansi omzet usaha di lapangan.Referensi Geografis

Penguatan ekosistem ekonomi digital yang inklusif ini memberikan dampak sistemik positif. Misalnya, keamanan finansial dengan meminimalkan risiko peredaran uang palsu dan memotong rantai pungutan liar di sektor retribusi atau pajak barang jasa tertentu (PBJT).

Kemudian efisiensi usaha dengan mempermudah pencatatan keuangan para pelaku UMKM kuliner secara otomatis dan akurat. Tak hanya itu, dampak lain yakni transparansi fiskal dengan membantu pemetaan potensi pajak daerah dari sektor kuliner secara riil dan terukur guna mendongkrak PAD Kota Makassar.Pembayaran Seluler & Dompet Digital.

“Kehadiran Bapenda dalam forum bersama Bank Indonesia ini adalah wujud dukungan total terhadap peta jalan digitalisasi daerah. Integrasi teknologi dalam sistem pembayaran publik terbukti efektif meningkatkan kualitas layanan, sekaligus mengoptimalkan pos penerimaan daerah secara akuntabel,” urai Ibnu Munzier Hasri Gani.

Akselerasi transaksi nontunai yang dikampanyekan melalui QRIS Jelajah Indonesia berjalan selaras dengan inovasi kanal pembayaran pajak mandiri yang dikembangkan Bapenda Makassar

Sejalan dengan semangat efisiensi berbasis teknologi tersebut, Bapenda Makassar kembali mengimbau seluruh warga Kota Daeng untuk memaksimalkan aplikasi PAKINTA (Pajak Terintegrasi dan Digitalisasi).

Berita Terkait
Baca Juga