Dipimpin Wali Kota Munafri, Pemkot Makassar Matangkan Pengamanan Jelang May Day 2026

ABATANEWS, MAKASSAR – Pemerintah Kota (Pemkot) mematangkan persiapan pemerintah menyambut peringatan Hari Buruh Internasional 2026 melalui rapat koordinasi (Rakor) bersama jajaran Pemerintah dan unsur Forkopimda Kota Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin yang memimpin Rakor menjelaskan, kesiapan peran Pemerintah dan juga Forkopimda Kota Makassar dalam memfasilitasi Lapangan Karebosi sebagai ruang yang tertib dan aman bagi para pekerja untuk duduk bersama dengan serikat pekerja dari berbagai organisasi.
Dalam rapat yang digelar di Baruga Anging Mammiri tersebut, Munafri menegaskan peran pemerintah dan Forkopimda bukan untuk mengatur jalannya kegiatan, melainkan memastikan seluruh proses berjalan lancar tanpa mengganggu kepentingan masyarakat luas.
“Sengaja kami mengundang para Forkopimda, kami berharap dengan dilokalisirnya kegiatan ini, tidak akan memberikan beban yang sangat besar lagi bagi para pengguna jalan nanti, yang hampir setiap tahun teman-teman, saudara-saudara dari pekerja seumuran ini melakukan ‘long march’ di tengah kota,” katanya.
Sehingga, lanjut Munafri, kegiatan bertajuk “May Day Fest” yang digelar oleh para pekerja serikat tersebut dapat berlangsung lancar tanpa mengganggu kepentingan publik yang lebih luas. Apalagi, lanjut Munafri, komunitas serikat pekerja sebagai penyelenggara kegiatan menargetkan kehadiran ribuan peserta di lokasi.
“Kesiapan kita sangat penting, terutama dalam rangka mengantisipasi segala hal yang kemungkinan bisa terjadi termasuk ketersediaan layanan kesehatan, kemacetan dan sebagainya,” tutupnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menggaris bawahi, bahwa yang lebih utama dari perayaan hari buruh adalah bagaimana kegiatan tersebut bisa menjadi wadah bersama menyampaikan aspirasi yang tertata bagi para pekerja.
Selain itu, Appi juga menekankan pentingnya koordinasi lintas daerah mengingat Makassar kerap menjadi titik berkumpul pekerja dari berbagai daerah. Selain itu Ia menekankan agar peserta diimbau untuk tidak membawa anak-anak.
Hal itu karena perayaan hari buruh internasional setiap tahun biasanya akan berjalan dari pagi hingga sore. Ditengah cuaca matahari yang saat ini sangat terik, Appi menekankan peserta untuk saling menjaga kenyamanan dan mengingat keselamatan bersama.
“Kita ingin semuanya berjalan baik dari awal sampai akhir. Semua bisa menyampaikan aspirasi, tapi tetap dalam suasana yang tertib,” tambahnya.