Diduga Jual Anak Kandung, Suami di Makassar Polisikan Istri

ABATANEWS, MAKASSAR – Kasus dugaan perdagaan anak kembali terjadi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Kali ini, seorang lelaki bernama Anto melaporkan istrinya sendiri berinisial MT ke Polda Sulsel karena diduga menjual anak kandung.
Laporan Anto di Polda Sulsel dengan nomor LP/B/248/III/2026/SPKT/POLDA SULAWESI SELATAN pada tanggal 2 Maret 2026. Laporan itu dilayangkan pada Rabu (25/3/2026) setelah menerima informasi terkait dugaan istri menjual anak.
Anto mengatakan, dirinya memiliki lima orang anak sejak menikah dengan MT. Tiga diantaranya anak kandung dan dua lainnya anak sambung.
Salah satu anak sambungnya berinisial AI diduga telah dijual oleh istrinya dan mertuanya. Selain itu, Anto mengaku mendapat informasi bahwa anak kandungannya berinisial AZ juga dijual.
“Saya tahu dari pak RT, katanya waktu anak saya masih dalam kandungan sudah ada yang panjar Rp 1,8 juta. Saya dengar dari pak RT, yang sudah panjar datang (setelah bayinya lahir) dan cekcok karena bayi belum diberikan,” ungkao Anto, Kamis (26/3/2026).
Selain dua anak di atas, MT juga diduga menjual anak kandung lainnya berinisial AS. Dugaan ini muncul setelah AS tak lagi terlihat selama dua bulan lamanya.
“AS ini menurut saya dia juga sudah dijual karena sudah tidak pernah datang lagi, ada dua bulan saya tidak pernah ketemu dengan anak saya,” imbuhnya.
Bahkan, Anto curiga terhadap istrinya saat mendapat kabar bahwa bayi iparnya diambil seseorang sesaat setelah lahir. Keponakannya itu diduga dijual dengan transaksi sekitar Rp 8 juta.
“Istri saya bilang waktu melahirkan iparnya itu, bayinya juga langsung ada yang ambil dan sudah dibayar Rp 8 juta,” ungkapnya.
Total empat anak yang diduga telah dijual istri Anto, MT. Masing-masing dua anak kandung, satu anak sambung dan satu keponakan.
Anto menambahkan, istrinya sempat berpamitan ke rumah orang tuanya dengan alasan menghindari sakit saat musim hujan. Istrinya pergi setelah beberapa anaknya diduga telah dijual.
“Saya sudah desak pulang, tapi tidak mau. Saya datang ke rumah mertua, tapi istri dan anak-anak saya sudah tidak ada,” pungkasnya.