Dendam Lama Kelompok Pemuda di Ablam Makassar, Jatuhkan Korban Jiwa Warga Sekitar

ABATANEWS, MAKASSAR – Konflik antar kelompok warga di Jalan Abubakar Lambogo (Ablam), Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali membara dan memicu dampak fatal pada Jumat pagi (16/10/2026).
Gesekan lanjutan antara kelompok “Jorjoran” dan “Lonner” ini ditengarai bersumber dari sentimen dendam lama yang belum tuntas. Meski personel kepolisian sempat mengendalikan situasi sejak sore hingga malam sebelumnya, perselisihan kembali berlanjut keesokan harinya tepatnya sekitar pukul 06.30 Wita.
Kejadian ini memakan korban jiwa dari pihak warga netral. Mansyur, salah seorang tokoh masyarakat pemukim setempat, meninggal dunia usai tergelincir masuk ke selokan. Kepala korban terbentur beton saat berupaya mengimbau para pemuda agar menyudahi pertikaian.
“Di depan beliau itu ada got, tidak terlihat, dan beliau terpleset dan jatuh. Kepalanya terkena dengan apa namanya, beton-beton yang ada di situ. Sehingga berdarah, dan akhirnya meninggal dunia,” ujar Kapolsek Makassar, Kompol Mustari kepada wartawan.
Kapolsek memastikan bahwa warga yang meninggal dunia bukanlah pelaku bentrokan, melainkan figur penengah di lingkungan setempat. Pihak keluarga juga mengonfirmasi bahwa almarhum turun ke jalan semata-mata untuk menyelamatkan kerabatnya dari pusaran konflik.
Terkait penyebab tawuran, Kompol Mustari mengatakan bawah penyebabnya masih terkait dendam lama. Sebab dalam beberapa waktu lalu, kedua kelompok warga tersebut memang sering terlibat tawuran.
“Jadi tawaran di Ablam tadi pagi ini sebenarnya terusan dari kejadian kemarin. Jadi kemarin sudah terjadi, kita sudah antisipasi kejadiannya di sore hari sampai dengan malam hari. Nah tadi pagi ternyata mulai lagi,” pungkasnya.