Bupati Takalar Perintahkan Percepatan Dana Operasional Desa, Pelayanan Warga Jangan Terganggu

ABATANEWS, TAKALAR — Pemerintah Kabupaten Takalar memberi perhatian serius terhadap kelancaran operasional pemerintahan desa. Bupati Takalar Mohammad Firdaus Daeng Manye meminta pencairan Dana Operasional Non Siltap tahap kedua segera ditindaklanjuti agar aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat di desa tidak tersendat.
Pertemuan itu membahas kebutuhan pemerintah desa terkait pencairan Dana Operasional Non Siltap tahap kedua untuk periode April hingga Juni.
Arahan tersebut menjadi bentuk perhatian Pemkab Takalar terhadap keberlangsungan roda pemerintahan di tingkat desa. Bupati tidak ingin persoalan operasional menghambat kepala desa dan perangkatnya dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Di tengah pembahasan mengenai dukungan anggaran, Daeng Manye juga menitipkan pesan penting kepada seluruh kepala desa agar menjaga kekompakan dan soliditas dalam menjalankan pemerintahan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, kepala desa memiliki posisi strategis karena menjadi unsur pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Berbagai persoalan warga membutuhkan respons cepat dan koordinasi yang baik dari pemerintah desa.
“Pak Desa harus selalu solid dalam menjalankan pemerintahan di desanya, terutama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesan Daeng Manye.
Ia menegaskan, perhatian terhadap desa tidak berhenti pada persoalan anggaran. Penguatan tata kelola pemerintahan, soliditas aparatur, serta kualitas pelayanan juga menjadi bagian penting dalam membangun desa.
Setiap kepala desa dan perangkat pemerintahan desa diminta menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas.
Operasional Lancar, Pelayanan Warga Tetap Jalan
Percepatan tindak lanjut pencairan Dana Operasional Non Siltap tahap kedua diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pemerintah desa dalam menjalankan aktivitas pemerintahan untuk periode April hingga Juni.
Dukungan operasional tersebut menjadi salah satu bagian penting agar roda pemerintahan desa tetap berjalan, terutama dalam mendukung kebutuhan administrasi, koordinasi pemerintahan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah daerah terus mendorong sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan pembangunan tidak hanya berpusat di tingkat kabupaten, tetapi juga bergerak kuat dari desa.
Dengan dukungan anggaran, tata kelola yang baik, dan kepala desa yang solid, Pemkab Takalar berharap pelayanan publik di tingkat desa semakin efektif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.