Bupati Barru Andi Ina Hadiri Halal Bihalal KEMAWA, Perkuat Silaturahmi Warga Wajo

Bupati Barru Andi Ina Hadiri Halal Bihalal KEMAWA, Perkuat Silaturahmi Warga Wajo

ABATANEWS, BARRU — Suasana hangat dan kental nuansa budaya Bugis mewarnai Halal Bihalal Kesatuan Masyarakat Wajo Cabang Barru di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Ahad (5/4/2026).

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, membuka sambutan dengan interaksi ringan bersama warga. Suasana cair itu menunjukkan kedekatan dengan masyarakat.

Di hadapan peserta, Bupati menyampaikan pesan tentang identitas dan kebanggaan masyarakat Wajo. Ia menilai masyarakat Wajo memiliki peran penting dalam perjalanan kepemimpinannya.

“Berbanggalah orang Wajo, karena orang Wajo yang melahirkan perempuan pertama Ketua DPRD Sulawesi Selatan dan perempuan pertama yang menjadi Bupati di Kabupaten Barru,” ujarnya.

Ia menegaskan capaian tersebut lahir dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat Wajo di Barru.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang hadir, termasuk Andi Muhammad Rum dan Ketua Umum KEMAWA Pusat, Andi Bau Sangkawana. Ia juga mengapresiasi ASN dan jajaran pemerintah asal Wajo yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi memajukan Barru.

“Saya berharap kita semua saling membantu dan mendoakan agar Barru mendapat rahmat dan ridha Allah SWT. Pembangunan tidak bisa berjalan tanpa dukungan masyarakat,” ujarnya.

Bupati mengingatkan bahwa nama Barru memiliki makna filosofis “Al-Barru” yang berarti Maha Baik.

“Itu kebanggaan kita. Kita harus menjaga daerah ini dengan kebersamaan dan kebaikan,” katanya.

Ia juga menegaskan pemerintah daerah terbuka bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk KEMAWA, untuk berkontribusi. Ia mempersilakan warga memanfaatkan Baruga Singkeru Adae untuk berbagai kegiatan.

“Kalau ada warga Wajo ingin membuat kegiatan di sini, silakan. Kita ini keluarga besar,” ujarnya.

Ketua Umum KEMAWA Pusat, Andi Bau Sangkawana, menegaskan organisasi ini menjadi wadah mempererat persatuan warga Wajo di perantauan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga nilai budaya seperti sipakatau, sipakange, dan sipakalabbiri.

“Nilai ini harus kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun kebersamaan di Barru,” ujarnya.

Berita Terkait
Baca Juga