31 Pendaki Gunung Bawakaraeng Dievakuasi, Alami Hipotermia Hingga Asma

31 Pendaki Gunung Bawakaraeng Dievakuasi, Alami Hipotermia Hingga Asma

ABATANEWS, GOWA – Basarnas Makassar mencatat puluhan pendaki mengalami trouble atau gangguan kesehatan hingga kendala fisik saat mendaki di Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Komandan Rescue Basarnas Makassar Darul mengatakan hingga Kamis pagi (18/7/2026), total pendaki yang dievaluasi bertambah hingga mencapai 31 orang.

“Mayoritas pendaki dievakuasi akibat menderita hipotermia. Selain itu, beberapa pendaki juga mengakami asma hingga kelelahan parah,” ujar Daeul.

Selain itu beberapa pe daki juga mengalami cedera kaki setelah melintasi jalur pendakian yang padat dan bersuhu dingin ekstrem. ​

Dari puluhan korban yang ditangani, sebagian besar telah berhasil dievakuasi ke posko Bulubalea untuk mendapatkan perawatan medis dari tim gabungan maupun rujukan ke Puskesmas Tinggi Moncong.

Diketahui, ribuan pendaki memadati Gunung Bawakaeang, Gowa untuk pengibaran bendera Merah Putih dalam rangka HUT RI ke-81. Mereka datang dari berbagai wilayah di Sulsel sejak Sabtu (14/7/2026).

Berdasarkan catatan, pendaki terdaftar di empat jalur perlintasan utama Gunung Bawakaraeng. Yakni Pos Registrasi Bulu Balea, Tassoso, Kanreapia, dan Lembanna dengan total mencapai 3.786 pendaki.

Pada Senin siang 17 Agustus 2026,Tim Siaga Sar Merah Putih yang dibentuk khsusu awalnya menangani 16 pendaki yang mengalami trouble. Pada malam harinya, jumlah pendaki dievakuasi bertambah menjadi 26 orang.

Namun sampai Selasa pagi ini, tim di lapangan masih berjibaku melakukan proses evakuasi terhadap satu orang pendaki yang mengalami cedera lutut parah di sekitar Pos 7 jalur Lembanna.

Petugas terus berupaya membawa korban turun menuju titik aman dengan kondisi medan yang terjal.

“Penanganan darurat hingga hari terakhir siaga khusus ini 295 personel gabungan yang disebar di 8 titik strategis termasuk Lembah Ramma dan Puncak Bawakaraeng tetap disiagakan secara penuh untuk mengawal alur kepulangan para pendaki,” pungkasnya.

Berita Terkait
Baca Juga