216 Pemain Muda Ikut Talent Identification PSM Makassar di Polman

ABATANEWS, POLMAN – Geliat pembinaan sepak bola usia muda di Pulau Sulawesi kembali membara. Sebanyak 216 anak di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat (Sulbar), antusias mengikuti ajang Talent Identification yang digelar oleh PSM Makassar Academy untuk musim kompetisi 2026/2027.
Ajang pencarian bakat ini berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 30–31 Mei 2026. Ajang ini dipusatkan di Stadion S. Mengga, Polewali Mandar, Sulbar.
Proses pemantauan bakat ini dipimpin langsung oleh Direktur Teknik PSM Academy, Akbar Rasyid. Tidak sendirian, ia didampingi oleh tim pelatih berpengalaman seperti Coach Erik, Coach M. Ilham, serta legenda hidup Juku Eja, Coach Syamsul Chaeruddin.
Menariknya, jalannya seleksi hari pertama juga disaksikan langsung oleh dua bersaudara mantan pemain pilar PSM Makassar, Irsyad Aras dan Ardan Aras.
Kehadiran Ardan Aras di lokasi sekaligus mengemban amanah sebagai koordinator seleksi lokal. Sebagai informasi, Ardan Aras saat ini juga mengabdi sebagai anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar.
Direktur Teknik PSM Academy, Akbar Rasyid, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah konkret manajemen untuk menjaring pesepak bola potensial dari berbagai pelosok di Pulau Sulawesi.
“Talent Identification ini diselenggarakan untuk menjaring anak-anak potensial dari berbagai daerah yang ada di Pulau Sulawesi,” ujar Akbar Rasyid di sela-sela kegiatan, Sabtu (30/5/2026).
Ia menambahkan, Polman sengaja dipilih sebagai titik awal dari rangkaian panjang pencarian bakat ini. Secara keseluruhan, ada 12 daerah di Sulawesi yang masuk dalam radar penjaringan PSM Academy musim ini.
Masing-masing Sulawesi Barat tepatnya di Polman menjadi aerah pertama. Menyusul Sulawesi Selatan di Malili, Palopo, Sidrap, Bulukumba, dan Makassar.
Kemudiam Sulawesi Utara di Manado, Kotamobagu, Sulawesi Tenggara di Kendari, Kolaka dan Sulawesi Tengah di Palu, Luwuk Banggai.
Ketika ditanya mengapa seleksi musim ini hanya berpusat di Pulau Sulawesi, Akbar menegaskan komitmennya untuk memaksimalkan potensi putra daerah.
“Kami ingin lebih banyak lagi talenta-talenta muda asal Sulawesi yang nantinya bisa berkompetisi di level profesional,” tegasnya.
Sementara itu, Ardan Aras selaku koordinator seleksi lokal mengaku bangga dengan tingginya animo para pesepak bola muda di Polman. Ia memberikan suntikan motivasi agar seluruh peserta tidak menyia-nyiakan kesempatan emas berbaju jajaran Juku Eja muda.
“Saya menyampaikan ke para peserta untuk menampilkan penampilan yang maksimal di lapangan. Kita tentu berharap banyak talenta muda Polman yang bisa berhasil lolos ke PSM Academy musim ini,” pungkas Ardan.
Proses seleksi di Stadion S. Mengga diprediksi akan berlangsung ketat hingga Minggu besok, mengingat ratusan anak tersebut harus unjuk gigi di depan tim pemantau demi mengamankan tiket menuju akademi sepak bola terbaik di Indonesia Timur tersebut.